WeCreativez WhatsApp Support
こんにちは!NEXS memiliki program kelas Privat Online/Offline, Reguler (Basic-Intermediate-Advance), JLPT, Conversation Class, Study In Japan, Translate dan Penerjemah.
Ingin tahu info lebih lanjut?
Alasan Orang Jepang Menyukai Payung Transparan

Alasan Orang Jepang Menyukai Payung Transparan

Mitsuo Sudou, adalah seorang pengusaha pemilik toko grosir payung “Dakeda Chou-Gorou Shouten” yang didirikan sejak tahun 1721. Namun, setelah empat tahun berakhirnya Perang Dunia II target pemasaran dikuasai oleh produsen yang lebih besar dan Mitsuo Sudou berusaha untuk berjuang memulai kembali bisnisnya. Dengan bekal keterampilannya, Ia mulai mencari desain baru dan memproduksi payung yang lebih asli dan unik. Taplak meja yang dibawa tentara Amerika yang masuk ke Jepang pada saat itu, Ia jadikan sebagai bahan pembuatan payung.

Sebagian besar payung pada waktu itu terbuat dari katun, seringkali warnanya luntur ketika hujan turun dan meninggalkan noda pada kimono. Melihat kekurangan ini, Mitsuo Sudou mulai memikirkan kembali dan Ia menemukan ide bahwa , “Bagaimana jika saya menutupi payung dengan lembaran plastik tahan air?” Masalahnya adalah bagaimana cara menempelkan plastik. Jika ia menjahitnya, air akan merembes melalui lubang-lubangnya. Lalu Ia mendengar bahwa plastik dapat menempel dengan panas berfrekuensi tinggi dan ia pun memesan mesin khusus ke sebuah pabrik. Alhasil  pada tahun 1953, Ide yang Ia fikirkan dan payung penutup plastik yang Ia ciptakan bisa diterima dipasaran dan sukses besar.

Namun beberapa tahun tahun kemudian, nilon pun mulai muncul  dan tidak ada masalah mengenai warna yang luntur seperti sebelumnya. Orang-orang pun mulai berhenti membeli payung produksi Mitsuo. Namun Ia tidak menyerah, malah ia ingin membuat payung yang berbahan dari plastik. Payung plastik pertama yang muncul pada tahun 1958 bukanlah payung transparan, melainkan berwarna putih susu.

Toko grosir yang menjual payung-payung berbahan kain biasa menganggap payung plastik sebagai saingan dan tak mau menjualnya di toko mereka. Penjualan tidak meningkat seperti yang diinginkan. Kemudian, Mitsuo membawa payung produksinya ke berbagai toko pakaian di Ginza. Sang penyelamat pun datang tanpa diduga. Seorang pembeli dari Amerika yang mengunjungi Jepang untuk Tokyo Olympic Games menawarkan Mitsuo untuk menjual payung-payungnya di New York. Pada musim dingin di New York hujan pun turun dengan deras dan orang-orang menyukai payung berbentuk sangkar burung yang dapat melindungi hingga bahu. Selain itu, mereka juga dapat melihat jalanan dengan bahan yang transparan.

Dari sinilah, payung plastik buatan Mitsuo mulai dilirik kembali oleh warga Jepang. Payung plastik transparan menjadi tren di Jepang, bahkan orang Jepang menganggap payung ini sebagai payung favorit dan menjadikannya sebagai identitas mereka.

Source : japanesestation

Shared by NEXS Japanese Language Center

Konsultan Pendidikan Profesional dan Terpercaya di Indonesia, NEXS Japanese Language Center

Dapatkan FREE TRIAL JAPANESE CLASS berdurasi 60 menit dengan materi pembelajaran pengenalan Bahasa Jepang, pengenalan Huruf Kana serta simulasi JLPT

NEXS Japanese Language Center, Pilihan tepat Belajar Bahasa Jepang di Surabaya!

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi Ke Jepang

Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]

Seragam Sekolah Unik Negara Jepang

Seragam Sekolah Unik Negara Jepang

Seragam sailor untuk sekolah menengah di Jepang sudah menjadi daya tarik tersendiri dan telah menjadi ikon pop culture negara Jepang. Setelan kemeja putih dengan dasi khas pelaut dan rok lipit membuat tampilan seifuku begitu menarik, cute, dan menggoda. Seragam ini bahkan cukup banyak menginspirasi para designer di seluruh dunia.

Pencetus pertama ide penggunaan seragam “Sailor” ini adalah seorang Kepala Sekolah Fukuoka Jo Gakuin bernama Elizabeth Lee. Pada zaman dulu, anak-anak perempuan Jepang menggunakan kimono saat bersekolah. Hal ini tentu saja menyulitkan gerak mereka ketika beraktifitas terutama waktu berolahraga. Kemudian Elizabeth Lee teringat dengan model seragam yang dipakainya dulu ketika belajar di Inggris, yaitu baju model sailor/pelaut khusus untuk pelajar wanita.

Dahulu di kota Fukouka pada tahun 1920 merupakan permulaan seragam ini digunakan dan hingga kini masih bisa kita temukan pada anime maupun manga karena modelnya yang unik. Fakta seragam sekolah di Jepang model Sailor girl ini berbentuk segitiga pada bagian scraft, rok pendek dan kelepak di bagian punggung. Seragam sekolah tersebut terinspirasi dari seragam yang digunakan para angkatan laut Inggris. Panjang rok yang telah disepakati yaitu sekitar 15 cm diatas lutut. Para siswi akan menyeimbangkan rok mereka yang pendek dengan memakai kaos kaki panjang. Warna yang biasa digunakan adalah warna hitam atau warna putih, tergantung dari seragam apa yang mereka kenakan setiap harinya.

Dibalik keunikan seragam jepang ini ternyata terdapat sejarah dan fakta. Seifuku (制服) atau seragam sekolah telah ada di jepang tidak kurang dari seratus tahun yang lalu pada masa Meiji. Mulanya seragam sekolah tersebut merupakan perpaduan antara kimono formal, hakama dan kemeja untuk meningkatkan wibawa para murid. Seiring waktu, dunia barat ternyata mempengaruhi bentuk seragam sekolah di Jepang yang mengikuti perkembangan mode. Untuk Seragam sekolah pria, yang dulunya hakama berubah menjadi jas gakuran dengan celana panjang warna biru tua atau hitam. Jas Gakuran terinspirasi dari seragam militer dengan kancing logam hingga bagian leher dan memiliki kerah tinggi.

For your information nih minasan, setiap sekolah di Jepang memiliki design seifuku yang berbeda-beda. Design seragam sekolah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi calon siswi. Bahkan, tidak sedikit calon siswi yang mendaftar di sekolah pilihannya karena tertarik dengan seragam sekolahnya yang keren. ^_^

Source : Dari berbagai sumber

Shared by NEXS Japanese Language Center

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kursus Bahasa Jepang Online
Study in Japan

Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

 

“Menghargai waktu”, Apa kata orang Jepang ?

“Menghargai waktu”, Apa kata orang Jepang ?

Waktu adalah suatu hal yang sangat berarti dan penting bagi umat manusia. Waktu juga merupakan suatu hal yang harus dikelola serta diinvestasikan dengan baik oleh manusia. Hal ini butuh dilakukan karena waktu merupakan suatu hal yang sangat terbatas pemakaiannya. Ia tidak akan datang 2 kali, jadi sudah sepatutnya kita untuk menghargai waktu yang kita miliki.

Filosofinya, sampai kapan pun waktu itu bukan uang, tetapi waktu bisa digunakan untuk mendapatkan uang, dan karena orientasi uang itulah manusia bisa menghargai dan memanfaatkan waktu secara efektif. Waktu adalah pedang. Sedikit saja kita menyia-nyiakan waktu, maka waktu akan melukai kita. Sebilah pedang mengajarkan manusia untuk disiplin, tangkas, cerdas dan taktis, sehingga kita pandai mengatur dan memanfaatkan waktu. Waktu adalah ilmu yang membuat kita belajar dari setiap kejadian sepanjang perputaran waktu tersebut.

Di Jepang, tepat waktu adalah patokan sopan santun, dan telah ditanamkan sejak kecil. Bukan rahasia lagi, Jepang dikenal sebagai negara dengan tingkat disiplin warganya yang tinggi. Bagi warga jepang, waktu yang lebih cepat dari yang ditentukan bisa mendatangkan protes apalagi bagi mereka yang terlambat. Misalnya nih, jadwal kedatangan kereta yang seharusnya pukul 09.00 datang 3 menit lebih awal, ini sudah bisa bisa mendatangkan protes, belum lagi apabila yang datang terlambat. Waktu adalah segalanya, warga Jepang sangat menghargai waktu bahkan setiap detiknya. Jadi, tidak ada salahnya nih apabila kita mencoba untuk bisa belajar tentang disiplin waktu dari warga Jepang, berikut beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan:

Waktu istirahat digunakan untuk istirahat

Gunakanlah waktu istirahat ditempat yang benar. Suatu pekerjaan dimulai dari pagi dan berakhir di sore hari, bukan sebaliknya, kebiasaan yang seperti ini akan berakibat buruk bagi tubuh Anda. Sebagaimana yang telah ditentukan, Anda harus menggunakan waktu kerja Anda untuk bekerja, tidak ada tunda menunda waktu maupun kegiatan yang dapat membuat waktu Anda terkuras. Jika Anda ingin menjadi orang yang sukses seperti orang Jepang, terapkan disiplin waktu ini.

Merasa malu, bila pulang lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan

Orang Jepang sering kali beranggapan apabila seseorang pulang dari kerja sebelum waktu yang ditentukan, maka akan dianggap sebagai orang yang tidak menghargai waktu dan tidak produktif di tempat kerja. Bagaimana bisa? Pelajaran selanjutnya dari Orang Jepang yang harus Anda lakukan, yaitu menggunakan waktu bekerja dengan bekerja sesuatu waktu yang telah ditentukan dan mampu untuk menghabiskan waktu di tempat kerja. Hal ini termasuk kedalam disiplin kerja, dimana Orang Jepang akan menilai dan mengukur tingkat kinerja seseorang melalui disiplin kerja dan waktunya. Apabila Anda pulang lebih awal dari rekan rekan Anda, maka kemungkinan besar seseorang akan memandang Anda sebagai orang yang tidak disiplin.

Menggunakan sebagian waktu makan siang Anda untuk beristirahat

Di Jepang, waktu makan siang yang diberikan berkisar 60 menit. Tapi, mereka tidak menggunakan 60 menit itu hanya untuk makan siang saja. Karena, mereka sangat menghargai waktu, Orang Jepang akan menggunakan waktu makan siang yang tersisa untuk istirahat sejenak. Biasanya, mereka mengatur jam makan siang menjadi 2 bagian, yaitu makan siang selama 30 menit dan sisanya digunakan untuk istirahat. Hal ini bertujuan agar produktivitas Orang Jepang menjadi meningkat seiring dengan dilakukannya istirahat yang cukup bagi tubuh Anda.

Ketepatan waktu dihubungkan dengan orang lain. Apabila ada yang terlambat, maka akan merugikan yang menunggu. Nah, Mina-san, supaya kita tidak membuat teman-teman atau guru kita menunggu lama maka alangkah baiknya datanglah tepat waktu, ^^_^^

See yaa..

Source : Dari berbagai sumber

Shared By NEXS Japanese Language Center

Konsultan Pendidikan Profesional dan Terpercaya di Indonesia, NEXS Japanese Language Center

Dapatkan FREE TRIAL JAPANESE CLASS berdurasi 60 menit dengan materi pembelajaran pengenalan Bahasa Jepang, pengenalan Huruf Kana serta simulasi JLPT

NEXS Japanese Language Center, Pilihan tepat Belajar Bahasa Jepang di Surabaya!

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi Ke Jepang

Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

 

 

Fakta Tentang Transportasi Umum di Jepang

Fakta Tentang Transportasi Umum di Jepang

Jepang dikenal dengan keberhasilannya dalam mengatur beberapa hal. Beberapa orang mungkin bermimpi untuk tinggal di negara maju seperti Jepang. Bukan hanya karena tingkat kemakmurannya saja yang tinggi, tetapi juga karena infrastruktur yang menunjang, kehidupan sehari-hari jauh lebih tertata, salah satunya yaitu fasilitas transportasi umum, dalam hal ini yaitu bus dan kereta api. Berikut adalah beberapa informasi tentang fakta transportasi umum di negara Jepang :

  • Jepang memproduksi kereta apinya sendiri dengan percaya kepada perusahaan lokal.

Pemerintah Jepang tidak pernah membeli kereta api dari luar negeri melainkan memproduksi sendiri dengan bantuan perusahaan lokal. Siapa sangka bermodalkan kepercayaan, negara Jepang bisa sangat maju seperti saat ini. Jepang membuka peluang bagi semua pihak untuk terlibat dalam industri ini, sehingga menimbulkan berbagai kompetisi yang akan mengacu kepada semakin baiknya pelayanan kereta api. Ada sekitar 16 kereta api milik swasta yang beroperasi di Jepang. Hal ini juga membuktikan bahwa pemerintah tidak mendominasi. Orang Jepang dikenal memiliki etos kerja yang tinggi. Terbukti dibeberapa kesempatan pembangun rel kereta api, para pekerja bisa saja lembur hingga 24 jam demi mencapai target pembangunan. Perbaikan atau pemeliharaan rel kereta api setiap satu jam. Orang Jepang meyakini bahwa apa yang mereka bangun harus bisa mereka pelihara.

  • Jadwal yang tepat waktu

Semua jenis transportasi umum di Jepang datang sesuai dengan jam yang telah dijadwalkan. Bus dan kereta akan datang dan berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan selama tidak ada gangguan yang disebabkan oleh cuaca ataupun kecelakaan. Sebagai informasi tambahan, kecepatan jam kedatangan kereta atau bus disesuaikan dengan banyaknya jumlah pengguna jalur. Di jalur kereta sibuk yang ada di kota besar biasanya kereta akan datang dengan jadwal per tiga atau lima menit. Sebaliknya, di jalur yang penggunanya sedikit, seperti jalur kereta daerah kereta akan datang per 30 menit atau bahkan sampai per satu jam. Jadwal kereta yang lama ini juga berlaku di kota besar pada pagi buta ataupun larut malam saat pengguna kereta sedikit.

  • Melibatkan masyarakat secara langsung

Kalau kamu menggunakan kereta api di Jepang maka kamu akan mendapatkan perlakukan yang sangat baik. Bahkan masyarakat setiap minggunya diberikan kesempatan untuk memberikan masukan untuk perbaikan fasilitas dan pelayanan kereta api.

  • Keramahan terhadap orang berkebutuhan khusus

Transportasi umum di Jepang ramah untuk orang berkebutuhan khusus. Hal ini bisa dilihat dari beberapa hal, seperti bus yang menurunkan bagian pintu masuk agar orang tua atau anak-anak mudah saat naik, tempat khusus untuk kursi roda dan stroller bayi di dalam kereta, lift khusus kursi roda di tangga stasiun yang tidak memiliki lift dan petugas yang membantu orang berkebutuhan khusus dari stasiun keberangkatan sampai dengan stasiun tujuan.

Sekian informasi ini… see yaa…

 

Source:

Kompas.com

https://www.jnto.or.id/

https://jpninfo.com/

Shared By :

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi ke Jepang

Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

 

6 Alasan Warga Jepang Rela Jalan di Trotoar

6 Alasan Warga Jepang Rela Jalan di Trotoar

Ribuan pejalan kaki menyisir jalanan di tengah perkotaan dengan tergesa – gesa. Semuanya terlihat begitu sibuk dengan tujuan masing – masing. Mereka tampak membukan obrolan dengan teman, ada pula yang membaca koran ketika lampu merah menyala. Menyebar seperti semut hitam kala rambu lalu lintas menyala hijau.

Potongan adegan di tengah perkotaan jepang ini mungkin pernah kamu lihat di film – film dengan kondisi kota besar jepang.

Masayarakat jepang mempunyai beberapa alasan kenapa masyarakatnya rela jalan di trotoar, berbeda dengan kondisi masyarakat indonesia yang lebih suka mengendarai kendaraan pribadi kemanapun, berikut alasan warga jepang rela jalan di trotoar.

–  Tidak banyak alternatif transportasi umum

Taksi hanya berguna bagi karyawan berdompet tebal karena tarif yang mahal. Di tambah mobil dan bahan bakar di jual dengan harga yang begitu mahal.
Dalam kondisi tersebut, banyak warga memilih berjalan kaki untuk menjalani aktivitas hariannya dan mengandalkan bus dan kereta sebagai transportasi umum. Para pedestrian itu juga harus membagi lajur trotoar dengan mereka yang memilih mengendarai sepeda untuk mencapai lokasi tujuan.
Salah satu alasan kuat masyarakat jepang memilih berjalan ketimbang berkendara disebabkan mahal nya biaya membuat surat izin berkendara.

– Tingkat Keamanan Yang Baik

Pengguna trotoar di jepang tidak kenal waktu dan kondisi. Warga negeri sakura berjalan kaki di jalur pedestrian pada pagi, siang dan malam hari serta dalam kondisi lampu jalan yang terang maupun temaram. Itu terjadi karena jepang merupakan salah satu negara paling aman di dunia.
Kehidupan warga disana sebagian besar bebas dari aneka jenis kejahatan, baik berat maupun ringan, oleh karenanya, pejalan kaki tidak terlalu khawatir terhadap aksi begal atau copet.

– Tingkat Polusi Udara Yang Rendah

Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat polusi udara yang rendah. Pencapaian itu adalah buah penerapan paket regulasi diet polusi udara yang diterbirkan pada tahun 1970. Saat itu sebanyak 14 undang – undang anti polusi udara di sahkan sekaligus.
Berkat langkah itu, warga jepang kini dapat menikmati udara segar di area terbuka, termasuk dijalur pedestrian.

– Tidak Banyak Gangguan Di Trotoar

Pengguna trotoar ini memang benar – benar diperuntukkan bagi pejalan kaki dan pesepeda. Tidak ada unsur lain yang merebut jalur pedestrian dari dua kelompok itu.
Memang dalam perhelatan acara tertentu, misalnya, saat musim festival kembang api di musim panas, sejumlah stan dan penjaja makanan berbaris ditepi trotoar. Namun kehadirannya tidak mungkin berada di jalur trotoar yang sempit dan tidak sampai memakan separuh jalan.

– Lalu Lintas Kendaraan Bermotor Yang Tertib

Trotoar yang sesak oleh pejalan kaki di jalanan kota – kota di jepang tidak dapat dipisahkan dari laku tertib pengguna kendaraan bermotor. Para pengendara itu benar – benar mematuhi rambu dan lampu lalu lintas.
Hampir tidak ada pejalan kaki yang merasa terancam kendaraan bermotor saat menyebrang jalan. apalagi jumlah kendaraan bermotor yang lalu lalang tidak pernah menimbulkan kemancetan yang mengganggu pejalan kaki.

– Kesadaran Akan Berjalan Kaki Yang Dapat Menjaga Kesehatan

Warga jepang menyakini, dengan sering berjalan kaki, maka kesehatan mereka akan senantiasa terjaga. kenyakinan ini dimiliki oleh hampir semua penduduk dari berbagai kalangan usia.
anak mudanya berjalan kaki dengan harapan dapat membakar kalori untuk menurunkan berat bada. sementara orang tua berharap akan perlambatan penuaan dari aktivitas fisik ringan yang dijalani seperti berjalan kaki.

Ternyata perbaikan infrastruktur bukan satu – satunya alasan bagi kita untuk rela berjalan kaki di trotoar. Mungkin dari kita akan berkata kapan Indonesia diet polusi paling tidak kita mulai turun kejalan dengan berjalan kaki atau bersepeda membakar kalori bukannya bermotoran membakar bahan bakar.

 

 

Konsultan Pendidikan Profesional dan Terpercaya di Indonesia, NEXS Japanese Language Center

Dapatkan FREE TRIAL JAPANESE CLASS berdurasi 60 menit dengan materi pembelajaran pengenalan Bahasa Jepang, pengenalan Huruf Kana serta simulasi JLPT

NEXS Japanese Language Center, Pilihan tepat Belajar Bahasa Jepang di Surabaya!

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kursus Bahasa Jepang Online
Study in Japan

Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

5 Habit Warga Jepang

5 Habit Warga Jepang

Belajar bertanggung jawab harus dimulai dari kebiasaan kecil. Jika perkataan bijak itu kita arahkan ke perilaku sebagian besar warga jepang. Tentu saja itu hal yang biasa bagi mereka, mengingat pendidikan karakter sudah ditanamkan sejak dini. Salah satu karakter unggul yang sudah tertanan itu adalah rasa tanggung jawab.

Berikut bentuk tanggung jawab yang di lakukan warga jepang dalam kesehariannya.

  • Membawa Pulang Sampah Kemasan Makanan Atau Minuman

Jika anda pernah ke negeri sakura, pasti anda pernah mengalami nya, yaitu susah nya menemukan tempat sampah. Kalaupun ada cuman untuk botol gelas dan plastik serta kermasan minuman berbahan kaleng. Sehingga, kalau orang jepang membeli makanan berkemasan, kebanyakan mereka akan membawa pulang sampah kemasan itu. Kemudian sampah tersebut di buang ke tempat yang sudah dipilah berdasarkan jenisnya.

  • Membersihkan Kotoran Yang Berserakan Di Jalan Dan Sekitar Rumah

Salah satu kebiasaan kita yang sudah mulai hilang sebenarnya, jika kita flashback ke masa 20 tahun sebelum nya, masa kecil kita pasti lihat tetangga – tetangga kita tuh, bersih – bersih gak cuman di halaman rumah nya tapi juga samping kanan kiri. Sama hal yang di lakukan orang jepang, tanpa perlu tau itu sampah atau kotoran berasal dari mana, merekan akan bersihkan dari jalanan secepat mungkin tanpa sepengetahuan warga sekitar agar tidak ada yang merasa terganggu aktivitasnya.

  • Merapikan Kembali Barang Ke Tempat Semula

Dalam sebuah ruangan pertemuan, kita akan melihat barisan kursi dan meja yang sudah tertata rapi. Kebanyakan, tata letak itu merupakan hasil penyesuaian dari panitia penyelenggara. Tidak banyak orang tau, selepas acara, panitia akan merapihkan kembali barisan kursi dan meja ke tata letak dasar seperti mereka lihat sebelum ruanganan di gunakan. Malah jika di dalam nya ada kursi dan meja lipat, panitia harus melipat semua kursi dan meja tersebut dan meletakkannya ke tempat semula.

  • Melakukan Pekerjaan Hingga Tuntas

Bekerja sampai tuntas memang kewajiban semua orang. Tetapi dijepang itu bukan sekedar kata – kata. Mereka menuntaskan semua pekerjaan yang harus di selesaikan hari itu atau pada periode tertentu.

Konsultan Pendidikan Profesional dan Terpercaya di Indonesia, NEXS Japanese Language Center

Dapatkan FREE TRIAL JAPANESE CLASS berdurasi 60 menit dengan materi pembelajaran pengenalan Bahasa Jepang, pengenalan Huruf Kana serta simulasi JLPT

NEXS Japanese Language Center, Pilihan tepat Belajar Bahasa Jepang di Surabaya!

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kursus Bahasa Jepang Online
Study in Japan

Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id