Parade sejarah dari Periode Heian, “Aoi Matsuri”

Parade sejarah dari Periode Heian, “Aoi Matsuri”

Aoi Matsuri/Festival Aoi (lebih dikenal dengan Hollyhock Festival) adalah salah satu dari tiga festival besar di Kyoto, bersama dengan Gion Matsuri dan Jidai Matsuri. Aoi sendiri adalah bahasa Jepang dari daun hollyhock (daun besar dengan warna cerah), yaitu daun yang biasa digunakan oleh penduduk Kyoto selama matsuri ini. Bahkan kambang bunga hollyhock ini digambarkan juga pada kuda atau sapi yang ikut ke dalam parade. Festival Aoi, salah satu festival tahunan terbesar di Kyoto.  Aoi Matsuri adalah salah satu festival musim semi yang diadakan rutin di Kyoto setiap 1 tahun sekali, tepatnya di bulan Mei. Festival ini adalah festival kuno penuh keanggunan dengan pawai yang indah yang telah ada sejak 1000 tahun yang lalu. Puncak dari perayaan Aoi Matsuri ini adalah dengan melakukan iring-iringan atau upacara di jalan raya atau yang disebut sebagai Roto no gi. Festival ini sebuah perayaan dimana para pejabat istana diring menuju ke kuil Kamigamo dan juga kuil Shimogamo. Para pejabat nantinya akan menggunakan pakaian warna-warni untuk simbol penghormatan kepada pada kaisar atau pejabat istana pada zaman Heian. Dikatakan bahwa festival ini dimulai saat zaman Heian ketika kaum bangsawan sedang berkembang di Jepang. Sebagai penanda terjadinya hal ini di masa lalu, orang-orang memakai kostum yang indah selagi mereka mengenang momen ketika mengirim pesan Kaisar dan membawa sesajen ke kuil Shimogamo dan Kamigamo. Festival ini berlangsung di jalan-jalan di Kyoto. Sekitar 500 orang menggunakan kostum tradisional dan berpawai mengelilingi jalanan. Totalnya adalah 500 orang, 35 kuda, 4 lembu, dan 2 gerobak sapi. Rute pawai festival dimulai di Kyoto Imperial Palace, kemudian pergi ke Shimogamo Shrine, dan akhirnya berakhir di Kamigamo Shrine.

Sumber :

https://jpninfo.com/id/2516

https://www.infojepang.net/event/aoi-matsuri/

https://www.japan-guide.com/e/e3948.html

Shared by NEXS Japanese Language Center

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi Ke Jepang

Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

Jaka Tarub vs Ama No Hagoromo

Jaka Tarub vs Ama No Hagoromo

Cerita Rakyat Jepang Ama No Hagoromo dan Cerita Rakyat Indonesia Jaka Tarub merupakan cerita rakyat yang berasal dari dua negara berbeda, namun kedua cerita rakyat ini memiliki kemiripan. Berikut adalah sedikit ringkasan dari kedua cerita dari dua negara yang berbeda.

Cerita Rakyat Jepang Ama No Hagoromo

Hagoromo (jubah bidadari) mengisahkan seorang pemburu yang bernama Ikatomi. Suatu hari dimusim semi Ikatomi mendaki gunung untuk mencari mangsa. Ternyata ada delapan gadis yang begitu cantik sedang mandi di danau. Saat Ikatomi melihat sekeliling, ada kain putih. Ikatomi segera mengambil dan menaruh di dadanya. Para putri yang telah selesai mandi, dengan segera terbang kelangit. Tetapi, ada salah satu putri surgawi yang tertinggal di danau. Disaat sang putri menangis, Ikatomi datang dan menyerahkan jubah bidadari. Ternyata senyum sang putri yang mencuri hati Ikatomi, membuat Ikatomi tidak jadi mengembalikan jubah bidadari. Ikatomi ingin sang putri menjadi istrinya. Dengan berat hati, sang putri menjadi istri Ikatomi. Saat sang putri sedang membersihkan rumah, dia melihat ada bungkusan warna hitam dilangit-langit dan ternyata ada jubah bidadari di dalamnya. Selama hidup bersama Ikatomi, sang putri mulai menyukai Ikatomi. Tetapi karena menderita, sang putri memutuskan untuk kembali ke langit.

Cerita Rakyat Indonesia Jaka Tarub

Jaka Tarub menceritakan mengenai seorang janda tua bernama ibu tarub. Sejak suaminya meninggal, dia mengangkat seorang anak laki-laki yang diberi nama Jaka Tarub. Jaka tarub merupakan seorang lelaki yang hebat dan gagah. Suatu hari ia ke hutan untuk berburu. Jaka Tarub mendengar suatu suara. Ia pergi ke tempat suara itu dan melihat ada 7 gadis yang sedang mandi di telaga. Mereka berasal dari kahyangan, lalu ia mengambil salah satu selendang gadis tersebut. Akibatnya sang gadis tidak dapat pulang ke kahyangan dan pergi bersama Jaka Tarub. Sang gadis bernama Nawang Wulan. Akhirnya mereka menikah dan dikarunia seorang anak perempuan yang cantik bernama Nawang Asih. Nawang Wulan mempunyai kelebihan yaitu dapat membuat sebakul nasi hanya dari satu biji padi. Namun kelebihan tersebut tidak diketahui siapapun termasuk Jaka Tarub. Nawang Wulan melarang Jaka Tarub untuk membuka tutup panci yang berisi satu biji padi. Namun Jaka Tarub melanggar perintah Nawang Wulan, karena tidak sanggup menahan rasa penasarannya Jaka Tarub membuka tutup panci tersebut. Lalu Nawang Wulan mengetahui bahwa Jaka Tarub telah membuka tutup panci tersebut. Karena ia melihat biji padi tersebut tidak menjadi nasi. Sejak saat itu Nawang Wulan kehilangan kelebihannya. Sampai suatu hari, ketika Nawang Wulan ingin mengambil padi, dia menemukan selendangnya terselip diantara butir-butiran padi. Akhirnya Nawang Wulan pulang kembali ke kahyangan.

Sekilas, cerita dari 2 negara yang berbeda ini tampak sama, namun tahukah kamu dari kedua cerita ini terselip beberapa perbedaan. Perbedaan pada kedua cerita rakyat, yaitu: Perbedaan tema cerita rakyat Ama No Hagoromo dan Jaka Tarub terdapat pada tema minor yaitu pelanggaran janji. Di dalam cerita rakyat Jaka Tarub, bahwa Jaka Tarub melanggar janji yang diberikan Nawang Wulan sedangkan dalam cerita rakyat Ama No Hagoromo tidak ada pelanggaran janji.

Kedua, perbedaan pada tokoh dan penokohan. Perbedaan yang ditemukan dari kedua cerita rakyat ini adalah tokoh orang tua yaitu Ibu Tarub yang terdapat pada cerita rakyat Jaka Tarub, sedangkan pada cerita rakyat Ama No Hagoromo, Ikatomi tidak dijelaskan latarbelakang keluarganya. Pada cerita rakyat Jaka Tarub, Jaka Tarub dan Nawang Wulan memiliki seorang anak perempuan yang cantik bernama Nawangsih, sedangkan pada cerita rakyat Ama No Hagoromo, Ikatomi dan Sang Putri tidak memiliki anak.

Ketiga, perbedaan pada alur. Pada cerita rakyat Jepang Ama No Hagoromo dan cerita rakyat Indonesia Jaka Tarub tidak memiliki perbedaan alur.

Keempat, perbedaan pada amanat. Pada cerita rakyat Ama No Hagoromo mengandung pesan bahwa jangan memaksa seseorang untuk mencintai kita. Karena segala sesuatu yang dipaksakan itu tidak baik. Sedangkan pada cerita rakyat Jaka Tarub mengandung pesan bahwa janganlah melanggar janji yang telah kita buat. Karena jika kita mengingkari janji maka kita akan membuat seseorang kecewa.

source: Dari berbagai sumber

Shared by NEXS Japanese Language Center

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi Ke Jepang

Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

 

Permainan tradisional Jepang yang masih populer hingga saat ini

Permainan tradisional Jepang yang masih populer hingga saat ini

Permainan tradisional saat ini sudah mulai tergantikan dengan eksistensi gadget. Namun ada beberapa permainan tradisional yang masih dimainkan khususnya oleh anak-anak. Jepang memiliki banyak mainan tradisional yang telah menghibur anak-anak dari generasi ke generasi. Berikut ini perrmainan tradisional Jepang yang masih populer di era modern saat ini.

1. Tako (Layang-Layang)

Diperkirakan bahwa layang-layang pertama kali diperkenalkan ke Jepang oleh para biksu Buddha yang datang dari Tiongkok pada periode Nara (710-794 M). Ada banyak gaya dan jenis layang-layang yang berbeda, pada kenyataannya, setiap wilayah Jepang memiliki bentuk karakteristiknya sendiri. Dekorasi sering menggambarkan karakter dari cerita rakyat Jepang atau memiliki makna religius atau simbolis.

2. Hanetsuki (Badminton Jepang)

Hanetsuki sama seperti permainan badminton tanpa menggunakan net. Permainan ini menggunakan raket yang disebut hagoita, terbuat dari kayu berbentuk persegi panjang, dan kok yang berwarna-warni. Sering dimainkan oleh para anak perempuan di tahun baru. Ada 2 cara bermain Hanetsuki. Pertama, bersaing memukul kok tinggi-tinggi selama mungkin. Kedua, saling memukul kok antara pemain satu dengan lainnya (seperti badminton). Pemain yang gagal memukul akan menerima hukuman, yaitu wajahnya akan dicoret dengan menggunakan tinta.

3. Daruma Otoshi

 

.

Permainan ini menggunakan boneka Daruma yang terdiri dari 5 bagian, biasanya tiap bagian sewarna dengan warna pelangi (biru, merah, kuning, dan hijau). Dimainkan dengan menggunakan palu kecil yang akan memukul tiap bagian, mulai dari bawah ke atas. Selama permainan, selain bagian yang dipukul, bagian lainnya tidak boleh jatuh

4. Menko

Menko adalah permainan kartu Jepang yang dimainkan oleh dua orang atau lebih, Menko merupakan nama jenis kartu yang digunakan untuk memainkan game ini, Setiap pemain menggunakan kartu Menko yang terbuat dari kertas tebal atau karton, dicetak pada satu atau kedua sisi dengan gambar dari anime, manga, dan karya lainnya. Cara bermainnya adalah setiap pemain harus membalikkan kartu lawan dengan cara menyerang atau melempar satu kartu ke kartu lainnya. Jika berhasil, kartu yang terbalik boleh diambil. Pemenangnya adalah pemain yang memiliki kartu paling banyak di akhir permainan.

5. Kendama

Permainan ini pada dasarnya dimainkan dengan melemparkan bola dan berusaha menangkapnya di salah satu cangkir atau menombaknya dengan ujung tongkat. Walaupun mungkin terdengar sederhana, tapi permainan ini cukup sulit, ada banyak teknik khusus untuk melakukannya.

Source : Dari berbagai sumber

Shared by NEXS Japanese Language Center

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi Ke Jepang

Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

Informasi beasiswa mext 2020

Informasi beasiswa mext 2020

Informasi Umum mengenai Program Undergraduate (GAKUBU)


Hasil Seleksi Dokumen untuk Program Gakubu keberangkatan tahun 2020 dapat dilihat di sini.

Informasi pendaftaran untuk Program Gakubu keberangkatan tahun 2020 dapat dilihat di sini.


Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT) menawarkan beasiswa bagi lulusan SMA/K dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan jenjang S-1 di universitas di Jepang.

Sebelum berkuliah di universitas, penerima beasiswa akan belajar bahasa Jepang, matematika, bahasa Inggris, dan ilmu sosial (bagi yang memilih bidang studi IPS), dan fisika, kimia, biologi (bagi yang memilih bidang studi IPA) di sekolah persiapan selama 1 tahun di Jepang. Total masa belajar yaitu 5 tahun (bagi yang memilih bidang studi kedokteran, total masa belajar yaitu 7 tahun).


JADWAL PENYELEKSIAN :

Masa PendaftaranTahap I: April – Mei
Bagi pelamar lulusan tahun sebelumnya.

Tahap II: Pertengahan – akhir Mei
Bagi pelamar lulusan tahun berjalan saja (tidak untuk lulusan tahun sebelumnya).

Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen: Juni
Ujian Tulis: Pertengahan Juli
Pengumuman Hasil Ujian Tulis: Akhir Juli
Ujian Wawancara: Awal Agustus
Pengumuman Hasil Ujian Wawancara: Pertengahan Agustus
Pengumuman Final dari MEXT: Januari tahun berikutnya
Berangkat ke Jepang: Awal April tahun berikutnya
*Jadwal ujian dapat berubah

FASILITAS :

  1. Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya (termasuk biaya sekolah persiapan)
  2. Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥117.000/bulan
  3. Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang
  4. Bebas biaya pengurusan visa pelajar
  5. Tanpa ikatan dinas

PERSYARATAN :

    1. Lulusan SMA atau SMK dan sederajat
    2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April tahun keberangkatan.
    3. Nilai rata-rata Ujian Nasional murni minimal 84
    4. Bagi pelamar yang memilih bidang studi dalam kategori IPS, dan nilai rata-rata Ujian Nasional kurang dari 84, tetap bisa mendaftar bila memiliki sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level N3.

 

    Bagi pelamar yang memilih bidang studi kategori IPA tidak bisa mendaftar apabila nilai Ujian Nasional-nya kurang dari 84, meskipun memiliki sertifikat JLPT.

PILIHAN BIDANG STUDI

  1. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
    • IPS-A  : 1. Law, 2. Politics, 3. Pedagogy, 4. Sociology, 5. Literature, 6. History, 7. Japanese language, 8. others.
    • IPS-B  : 1. Economics, 2. Business Administration
  2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
    • IPA-A : Science (1. Mathematics, 2. Physics, 3. Chemistry), Electric and Electronic Studies (4. Electronics, 5. Electrical Engineering, 6. Information Engineering), Mechanical Studies (7. Mechanical Engineering, 8. Naval Architecture), Civil Engineering and Architecture (9. Civil Engineering, 10. Architecture, 11. Environmental Engineering), Chemical Studies (12. Applied Chemistry, 13. Chemical Engineering, 14. Industrial Chemistry, 15. Textile Engineering), other fields (16. Metallurgical Engineering, 17. Mining Engineering, 18. Maritime Engineering, 19. Biotechnology)
    • IPA-B : Agricultural studies (1. Agriculture, 2. Agricultural Chemistry, 3. Agricultural Engineering, 4. Animal Science, 5. Veterinary Medicine, 6. Forestry, 7. Food Science, 8. Fisheries), Hygienic studies (9. Pharmacy, 10. Hygienics, 11. Nursing), and Science (12. Biology).
    • IPA-C : 1. Medicine, and 2. Dentistry

Catatan

  1. Pelamar lulusan SMA jurusan IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPA maupun IPS.
    Pelamar lulusan SMA jurusan IPS/ Bahasa hanya bisa memilih bidang studi pada kategori IPS
  2. Pelamar lulusan SMK yang jurusannya berada pada ranah IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPA maupun IPS.
    Pelamar lulusan SMK yang jurusannya berada pada ranah IPS hanya bisa memilih bidang studi pada kategori IPS.
  3. Semua bidang studi yang berhubungan dengan “Economics” dan “Business Administration” tergolong dalam “IPS-B”, bukan “others”.
  4. Pelamar yang memilih “others”, ada kemungkinan kesulitan menemukan universitas yang dapat menerima pelamar.
  5. Pelamar dapat memilih minimal 1 dan maksimal 3 bidang studi.
  6. Apabila pilihan pertama IPA-A, maka pilihan kedua dan ketiga harus IPA-A.
    Apabila pilihan pertama IPA-B, maka pilihan kedua dan ketiga harus IPA-B.
    Apabila pilihan pertama IPA-C, pilihan kedua dan ketiga boleh IPA-B maupun IPA-C.
    Apabila pilihan pertama IPS-A atau IPS-B, pilihan kedua dan ketiga boleh IPS-A maupun IPS-B.

DOKUMEN YANG DIPERLUKAN

  1. Lembar print-out e-mail konfirmasi registrasi online, yang berisi nomor ujian pelamar (pelajari bagian PROSEDUR PENDAFTARAN poin 1-2).
  2. Application Form
    Isi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang
    Pasfoto berwarna
    Ukuran 3,5 x 4,5 cm. Formal. Latar polos, warna latar bebas.
    Diambil 6 bulan terakhir.     Tempel pasfoto pada kotak foto yang tersedia pada setiap application form. Pasfoto bukan di-print atau fotokopi.
  3. Fotokopi SHUN (bagi lulusan tahun sebelumnya yang sudah memiliki) / fotokopi SHUN Sementara (bagi lulusan berjalan, yang belum memiliki SHUN).
    Fotokopi SHUN/SHUN Sementara harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
    (lihat ** catatan di bawah)*wajib*
  4. Fotokopi Ijazah (bagi lulusan tahun sebelumnya yang sudah memiliki) / fotokopi Ijazah Sementara (bagi lulusan tahun berjalan, yang belum memiliki Ijazah).
    Fotokopi Ijazah/Ijazah Sementara harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
    (lihat ** catatan di bawah) *wajib*

    **catatan
    Bagi lulusan 2018, apabila sekolah Anda hanya mengeluarkan 1 buah surat saja (misal: Surat Keterangan Lulus saja), namun dalam surat tersebut sudah terdapat informasi yang menyebutkan bahwa siswa yang bersangkutan telah LULUS dan tercantum hasil nilai UN, maka cukup melampirkan fotokopi surat tersebut saja (tidak perlu dokumen poin 3 & 4).
    Surat tersebut harus dilegalisasi/ cap basah asli oleh sekolah.
  5. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah atau guru di SMA/ SMK dan sederajat (salah satu saja).
    Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Format bebas.
    Surat rekomendasi harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
  6. Fotokopi sertifikat/ hasil nilai JLPT* bagi yang sudah memiliki saja *

PROSEDUR PENDAFTARAN

  1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar. Pelamar melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui website yang akan tercantum saat pendaftaran sudah dibuka.
  2. Setelah melakukan registrasi online, Anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan cetak e-mail tersebut dan harap menyimpan/mengingat “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam pada e-mail Anda.
  3. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan sebelumnya.
  4. Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan dimasukkan ke dalam 1 amplop besar (minimal ukuran A4).
  5. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:
    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350
  6. Kami tidak menerima berkas yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.
  7. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan diterima tidak melewati batas waktu yang akan diproses. Dokumen yang telah dikirim ke Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.

TAHAP PENYELEKSIAN

Sistem penyeleksian yang digunakan adalah sistem gugur. Tahap penyeleksian beasiswa ini yaitu:

I. Tahap Primary Screening

1.Seleksi Dokumen.

Pengumuman hasil seleksi dokumen akan ditampilkan di situs Kedutaan Besar Jepang dengan menampilkan “Nomor Ujian” pelamar pada pertengahan Juni. Bagi yang lulus seleksi dokumen akan dipanggil untuk mengikuti seleksi ujian tulis.
2.Ujian Tulis
Materi ujian tulis yaitu sebagai berikut:

IPA-A: Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Fisika
IPA-B, C: Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Biologi
IPS-A, B: Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Jepang

Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar.

3.Ujian Wawancara

Bagi yang lulus seleksi ujian tulis akan dipanggil untuk mengikuti ujian wawancara di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Biaya transportasi dan akomodasi tidak ditanggung oleh Kedutaan Besar Jepang.
Pada hari ujian wawancara, peserta jurusan IPA juga akan menghadapi ujian tulis bahasa Jepang.
II.Tahap Secondary Screening

1.
Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
2.
Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di Monbukagakusho/MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman final akan diumumkan pada bulan Januari tahun berikutnya.

FAQ

Berikut merupakan pertanyaan yang sering diajukan ke Kedutaan Besar Jepang terkait beasiswa Monbukagakusho program Undergraduate (Gakubu). Silakan pelajari dengan baik di sini.

Informasi lebih lanjut:

Apabila ada pertanyaan, silakan hubungi Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan) Kedutaan Besar Jepang di nomor (021) 3192-4308 atau e-mail [email protected]

※ Link soal ujian tulis dan kunci jawaban tahun 2014-2016:
http://www.studyjapan.go.jp/en/toj/toj0302e-32.html#1

Types of Programs for Studying in Japan

Types of Programs for Studying in Japan

As can be seen in the chart below, there are six types of Japanese government-sponsored scholarships available under the Japanese Government (Monbukagakusho) Scholarship program: those for research students, teacher training students, undergraduate university students, Japanese studies students, college of technology students, special training students.

Those wishing to apply for a scholarship should meet one of the criteria listed below:

  • Recommended by a Japanese embassy or consulate general (Embassy Recommendation).
  • Recommended by the Japanese university which will accept you (University Recommendation).
  • Selected by the Japanese university in which you are currently enrolled if you are a privately-financed student already studying in Japan (Domestic Selection).

1. Japanese Government Scholarships and Their Content
(Fiscal 2019)

Research studentTeacher training studentUndergraduate studentJapanese studies studentCollege of technology studentSpecial training college student
Level of studiesGraduate school levelUndergraduate level
Eligibility requirementUniversity or college graduateUniversity, college graduate or equivalentSecondary school graduate or equivalentUniversity student (undergraduate level)Graduates of secondary schools or equivalent
Age limit (at time of granting)Under 35At least 17 and under 25At least 18 and under 30At least 17 and under 25
DurationMaximum 2 years including Japanese-language trainingMaximum 1 year 6 months including Japanese-language training5 years including Japanese-language training (7 years for medicine, dentistry, pharmacy and veterinary science)One academic year4 years including Japanese-language training(4 and a half years for merchant marines studies)3 years including Japanese-language training
Preliminary Japanese-language training6 months (54 universities such as Hokkaido University)
Those with sufficient Japanese proficiency are not required to go through preliminary Japanese- language training.
1 year
(Tokyo University of Foreign Studies and Osaka University)
None1 year
(Independent Administrative Institution: Japan Student Services Organization, Tokyo Japanese Lanugage Education Center)
1 year
(Bunka Institute of Language, Independent Administrative Institution: Japan Student Services Organization, Osaka Japanese Lanugage Education Center)
Fields of studyMajor in field of specialty at a graduate schoolSpecial training at a teacher training departmentUndergraduate educationJapanese language or special training related to JapanThird year college of technology coursesPost secondary courses
Designated countriesWorldwide (168 countries and regions)Developing countries, etc. (64 countries and regions)Worldwide (100 countries and regions)Worldwide (74 countries and regions)Developing countries (40 countries and regions)Developing countries, etc. (49 countries and regions)
Planned number of new scholarship recipients4,042 people89 people460 people190 people86 people90 people
Scholarship stipend¥143,000~148,000 per month¥117,000~120,000 per month
TuitionTuition for national universities and Institute of National College of Technology waived; tuition for public and private universities paid for by the Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology
Travel allowanceRoundtrip fare (air ticket) provided
Embassy recommendationYesYesYesYesYesYes
University recommendation (overseas application)YesNoNoYesNoNo
University recommendation (local acceptance)YesNoYes (For the final only)NoNoNo
Examination QuestionsClick hereClick hereClick hereClick here

Examinations required for Embassy recommendation

Research studentsJapanese, English (only applicants)
Teacher training studentsJapanese and English (Both for reference purposes)
Undergraduate studentsJapanese , English, mathematics and science (Only science faculty examinees are required to choose two out of the following three subjects: chemistry, physics or biology)
Japanese studies studentsJapanese
College of technology studentsJapanese , English,mathematics and physics or chemistry
Special training college studentsJapanese ,English and mathematics

2. Privately Financed Foreign Students

Privately financed foreign students are accepted at Japanese universities and graduate schools, etc., in one of two ways:

i)The student is accepted after domestic or foreign selection upon applying directly to the school from his or her own country.
ii)The student first enrolls in a private Japanese-language institute and completes preparatory education of about one-year in duration. The student then applies to the school of his or her choice.

In either case, a student needs to go through the selection process designated by the particular university or graduate school. In many cases, a student will have to sit for an entrance examination in Japan.
Because the process differs according to the university(http://www.jasso.go.jp/study_j/schinfo_e.html) or graduate school(http://www.jpss.jp/eng/index.html), please be sure to confirm the selection process.

What examinations do I need to take in order to enroll in a Japanese university?

In order to be accepted at a Japanese university, you will need to pass the examinations (including those listed below) designated by the university.

For details, please refer to Japan Student Services Organization (JASSO)
(http://www.jasso.go.jp/en/)
Gateway to Study in Japan
(http://www.g-studyinjapan.jasso.go.jp/en/)
web site or inquire directly to the school that you would like to apply to.

1)Examination for Japanese University Admission for International Students

The Examination for Japanese University Admission for International Students (EJU) (http://www.jasso.go.jp/eju/index_e.html) is a test carried out by the Japan Student Services Organization (JASSO) since 2002. It serves to evaluate whether foreign students who wish to enroll at the undergraduate level at a Japanese university, etc., possess the necessary Japanese language skills and basic academic abilities to study at such institutions. EJU is also available in designated areas overseas and some Universities, etc., use the EJU score to grant pre-arrival admission without the need for prospective students to travel to Japan. There is a reservation program for the Honors Scholarships for Privately Financed International Students that is available after enrollment to a university, etc., to examinees who achieve a superior score on the EJU.

– FY2016 EJU Guidelines –
http://www.jasso.go.jp/en/eju/index.html

2)Japanese Language Proficiency Test

The Japan Foundation (overseas examinations) and the Japan Educational Exchanges and Services (domestic examinations) hold the Japanese Language Proficiency Test to evaluate the level of examinees’ Japanese language proficiency.
http://www.jlpt.jp/e/

What do I need to do to enroll in a graduate school?

Students wishing to enroll in a full-time master’s or doctor’s program as well as those wishing to become research students generally need to go through a documentary examination or entrance examination either in Japan or abroad. It may also become necessary for the student to find and obtain the informal consent of a supervising instructor prior to application. Please inquire at the graduate school to which you intend to apply for details.

3. Short-term Study and Student Exchange Programs

Short-term study refers primarily to studying abroad while still enrolled at a university in one’s home country on the basis of inter-university exchange agreements. The objective is not necessarily to obtain a degree but rather acquire a foreign language, experience a foreign culture or study at a university, etc. in a foreign country or region. The student receives education for a semester or several semesters within an academic year, acquiring credits or receives research guidance. Classes are carried out in the language of the country where the educational facility is located or in a foreign language.

Student exchange refers to a university dispatching a foreign student to another university with which it has an inter-university exchange agreement and having the other university accept the student.Credit acquired at the university where the exchange student is studying is generally calculated into the credits earned at the university where the exchange student is originally enrolled. Depending on the number of credits earned, it becomes possible for the student to graduate from the university where he/she is originally enrolled when the standard number of years necessary for acquiring a degree is reached. Tuition is ordinarily paid to the university where the exchange student is originally enrolled. However, there is a need to confirm how tuition should be paid while abroad as an exchange student or how credits are handled as they may differ from university to university.

Procedures for Becoming an Exchange Student

Almost all Japanese universities have an inter-university exchange agreement with a foreign university. Students desiring to become an exchange student at a Japanese university need to select a university from among the Japanese universities with which his/her university has an inter-university exchange agreement. S/he then makes an application for student exchange with the university in which s/he is enrolled. After going through a screening at his/her university, an application is then made to the university s/he wants to study at as an exchange student. This application is made through his/her university. Going abroad to study as an exchange student becomes possible when agreement is obtained from the university that s/he has chosen. Please keep in mind that even if there is an inter-university exchange agreement with the university, not all credits necessarily become object to exchange.

Details

Examples of Universities Accepting Short-term Exchange Students

Many Japanese universities accept short-term exchange students. Examples of a national university and a private university follow for your reference.

– Kyushu University (national university)

Outline of the university and acceptance of foreign students
Interview with an exchange student

– Waseda University (private university)

Outline of the university and acceptance of foreign students
Interview with an exchange student

Short-term Study Programs for Foreign Students in which Classes Can Be Taken in English (Undergraduate Level)

Scholarships for Short-term Study in Japan

1. JASSO International Student Scholarship for Short-term Study in Japan

This program provides scholarships to qualified foreign students who are accepted by Japanese universities on the basis of student exchange agreements, etc. on a short-term basis between three months and one year.

Japan Student Services Organization (JASSO) website
http://www.jasso.go.jp/scholarship/short_term_e.html

2. Japan – East Asia Network of Exchange for Students and Youths (South Korea)

Japan – East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS Programme) is an exchange program which invites youths, centering on those from countries participating in the East Asia Summit, to Japan. JENESYS Programme (South Korea) is carried out as part of this program. By commission of the Japan-Korea Cultural Foundation, the Japan Student Services Organization provides support to qualified students enrolled in a South Korean university who are accepted by Japanese universities on the basis of student exchange agreements, etc.

Japan Student Services Organization (JASSO) website (Japanese only)
http://www.jasso.go.jp/scholarship/jenesys_korea.html

3. Japanese Government (Monbukagakusho) Scholarship “Japanese Studies Program”

The Japanese Government (Monbukagakusho) Scholarship system was inaugurated in 1954 and has accepted more than 83,000 (as of the end of fiscal year 2009) foreign students from about 160 countries and regions worldwide. The Japanese Studies Program is for undergraduates who are enrolled in a foreign university. The term is one academic year. Students are accepted for this scholarship from 74 countries and regions around the world.

Shared by : NEXS Japanese Language Center

Konsultan Pendidikan Profesional dan Terpercaya di Indonesia, NEXS Japanese Language Center

Dapatkan FREE TRIAL JAPANESE CLASS berdurasi 60 menit dengan materi pembelajaran pengenalan Bahasa Jepang, pengenalan Huruf Kana serta simulasi JLPT

NEXS Japanese Language Center, Pilihan tepat Belajar Bahasa Jepang di Surabaya!

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kursus Bahasa Jepang Online
Study in Japan

Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center:
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id