fbpx

Bento, makanan siang yang unik dan cantik

Bento (弁当, bentō) atau o-bentō adalah istilah dalam bahasa Jepang yang merujuk pada bekal makanan berupa nasi dan lauk-pauk yang dikemas secara praktis sehingga bisa dibawa dan dinikmati di tempat lain. Seperti nasi bungkus, bento dapat dimakan saat makan siang, makan malam, atau sebagai bekal piknik.

Bento umumnya disiapkan untuk satu porsi, meskipun dalam arti yang lebih luas dapat berarti bekal untuk kelompok atau keluarga. Bento bisa dibeli atau disiapkan sendiri di rumah. Bento yang dibeli biasanya dilengkapi dengan sumpit sekali pakai dan penyedap rasa seperti kecap asin atau saus Worcester dalam kemasan kecil yang sesuai dengan lauknya.

Apa itu bento?

Bento dikenal dengan bekal makan siang khas Jepang yang praktis dan estetik. Isinya nasi dan berbagai lauk pauk yang disusun rapi dalam wadah khusus. Bento terkenal dengan penampilannya yang unik dan menarik, biasanya dengan nasi dibentuk lucu dan lauk ditata dengan hiasan. Selain enak, bento juga menjadi pilihan sehat karena biasanya dibuat dengan memperhatikan keseimbangan gizi.

Kenapa bento dibuat semenarik mungkin? 

Di Jepang bento bukan hanya bekal makan siang biasa tetapi juga sebuah seni kuliner yang mencerminkan estetika dan tradisi. Konsep “makan dengan mata” menekankan pentingnya penampilan makanan dan bento yang ditampilkan secara menarik mengugah selera maupun menunjukkan dedikasi pembuatnya.

Bento yang indah menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam warna, tekstur, dan rasa, serta mewakili nilai gizi yang seimbang. Tradisi dan budaya Jepang menjadikan presentasi makanan sebagai bentuk seni yang diwariskan dalam bento yang memberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas dan individualitas.

Isian yang harus ada di bento

Bento biasanya terdiri dari berbagai macam makanan yang disusun dengan rapi dan menarik. Berikut adalah beberapa komponen umum yang sering ditemukan dalam bento:

  • Nasi: Biasanya merupakan komponen utama. Nasi bisa dihidangkan polos, dibentuk menjadi onigiri (bola nasi) atau dihias dengan taburan seperti furikake (campuran bumbu dan biji wijen) atau biji wijen.
  • Protein: Ini bisa berupa daging, ikan, atau produk nabati. Contohnya termasuk ayam teriyaki, daging sapi yang dimasak dengan bumbu, ikan panggang, telur dadar (tamagoyaki) atau tahu.
  • Sayuran: Sayuran segar, rebus, atau acar sering dimasukkan untuk memberikan warna dan tekstur. Beberapa contohnya adalah brokoli, wortel, bayam, atau kacang polong.
  • Buah: Potongan buah segar seperti apel, anggur, jeruk, atau stroberi sering ditambahkan sebagai pencuci mulut atau camilan sehat.
  • Acar: Acar seperti umeboshi (acar plum) atau tsukemono (acar sayuran) memberikan rasa segar dan asam yang melengkapi makanan utama.
  • Makanan Olahan: Ini bisa termasuk sosis, nugget ayam, atau makanan lain yang mudah dimakan dan disukai terutama oleh anak-anak.
  • Makanan Ringan: Kadang-kadang bento juga dilengkapi dengan makanan ringan seperti tempura, karaage (ayam goreng), atau korokke (kroket kentang).
  • Dekorasi: Untuk membuat bento lebih menarik, sering kali digunakan dekorasi makanan seperti rumput laut yang dipotong membentuk wajah atau karakter, cetakan makanan berbentuk lucu, atau penggunaan warna alami dari bahan makanan.

Dengan kombinasi yang seimbang antara protein, karbohidrat, sayuran, dan buah-buahan, bento tidak hanya menarik secara visual tetapi juga menawarkan nutrisi yang lengkap.

Cara makan bento

Cara makan bento cukup sederhana namun penuh dengan etiket. Pertama, pastikan tangan Anda bersih sebelum makan. Buka kemasan bento dengan hati-hati dan gunakan sumpit atau alat makan yang disediakan. Mulailah dengan hidangan utama seperti nasi atau lauk utama, lalu nikmati sayuran dan buah untuk keseimbangan rasa. Gunakan acar dan penyedap rasa di antara suapan untuk variasi.

Makanlah dengan tenang dan nikmati setiap elemen bento, menghargai detail dan rasanya. Setelah selesai, buang sampah dengan benar dan bersihkan area tempat Anda makan sebagai bentuk sopan santun. Dengan cara ini, Anda bisa menikmati bento dengan penuh penghargaan terhadap budaya dan usaha dalam menyiapkan makanan tersebut.

Kesimpulan

Harga bento di Jepang bervariasi tergantung pada tempat dan kualitasnya, mulai dari sekitar 300 hingga 1.500 yen dengan bento di convenience store biasanya lebih murah dibandingkan bento premium di restoran atau toko khusus. Bento sangat populer di Jepang karena praktis, bergizi, dan menawarkan keseimbangan antara rasa, tekstur, serta penampilan.

Kebiasaan makan dengan mata yang mengutamakan estetika makanan serta tradisi budaya yang menghargai detail dan presentasi membuat bento menjadi pilihan favorit untuk makan siang, piknik, atau bekal. Popularitasnya juga didukung oleh keberagaman isian yang memenuhi berbagai preferensi rasa dan kebutuhan nutrisi.

Tinggalkan Komentar

×

こんにちは!NEXS memiliki program kelas Privat Online/Offline, Reguler (Basic-Intermediate-Advance), JLPT, Conversation Class, Study In Japan, Translate dan Penerjemah.

× Chat Kami...