fbpx

12 festival dalam setahun, sudah siap berkeliling Jepang? Part 2

Jepang merupakan salah satu negara maju yang masih menjunjung tinggi budayanya. Beberapa macam budaya Jepang yang terkenal meliputi seni tradisional seperti ikebana (seni merangkai bunga), upacara minum teh, kabuki (teater klasik), serta seni bela diri seperti judo dan karate. Selain itu, Jepang juga memiliki budaya makanan khas seperti sushi, ramen, dan bento. Budaya festival juga merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Jepang, dengan berbagai festival yang dirayakan sepanjang tahun, seperti Gion Matsuri di Kyoto, Tanabata di Sendai, dan Obon di seluruh Jepang. Festival-festival ini tidak hanya dirayakan oleh penduduk lokal, tetapi juga terbuka untuk partisipasi wisatawan dari seluruh dunia. Siapa saja, baik penduduk setempat maupun wisatawan, dapat berpartisipasi dalam festival-festival ini dengan menikmati parade, pertunjukan seni, dan berbagai jajanan tradisional.

1. July “Gion Matsuri” in Kyoto

Gion Matsuri di Kyoto merupakan acara yang diadakan setiap tahun dari 17 hingga 24 Juli dan merupakan salah satu festival terbesar di Jepang dengan sejarah yang panjang sejak tahun 869. Festival ini melibatkan masyarakat Kyoto dan menarik banyak wisatawan untuk merayakan musim panas serta mendoakan keselamatan dan kemakmuran. Pengunjung dapat menyaksikan parade yamaboko, kereta hias raksasa yang semarak dan penuh warna, serta menikmati pertunjukan tari dan musik tradisional yang memukau. Suasana festival yang meriah penuh dengan budaya Jepang, ditambah dengan berbagai jajanan kaki lima yang lezat, menjadikan Gion Matsuri sangat menarik dan dinantikan setiap tahunnya.

2. August “Nebuta Matsuri” in Aomori 

Nebuta Matsuri di Aomori adalah festival musim panas terbesar di wilayah Tohoku yang berlangsung dari 2 hingga 7 Agustus. Festival ini melibatkan masyarakat Aomori dan menarik banyak wisatawan serta dirayakan untuk merayakan musim panas dan mengusir roh jahat. Pengunjung dapat menyaksikan parade haneto, penari dengan kostum khusus yang menari dengan penuh semangat diiringi musik tradisional serta float, lampion hias raksasa yang memukau dengan detail luar biasa, menampilkan karakter legenda dan cerita rakyat Jepang. Suasana festival ini sangat meriah dan penuh energi untuk memberikan pengunjung pengalaman yang tak terlupakan. Selain itu, festival ini juga menawarkan berbagai jajanan kaki lima khas Aomori yang lezat dan unik yang menambah daya tarik Nebuta Matsuri sebagai salah satu festival paling spektakuler di Jepang.

3. September “Ettchu Owarakaze no Bon” in Toyama

Festival Ettchu Owarakaze no Bon di Toyama berlangsung dari 1 hingga 3 September dan menarik masyarakat setempat serta wisatawan. Festival ini adalah perayaan tari tradisional Bon Odori yang diadakan untuk menghormati leluhur dan merayakan musim gugur. Pengunjung dapat menyaksikan tarian Bon Odori yang unik dan indah dimana para penari menari dalam lingkaran sambil membawa lampion yang menerangi jalanan dengan cahaya hangat. Suasana festival ini sangat meriah dan penuh dengan budaya Jepang yang menawarkan pengalaman mendalam akan tradisi lokal. Selain pertunjukan tari, pengunjung juga dapat menikmati berbagai jajanan kaki lima yang lezat, menambah kenikmatan dalam merayakan festival ini. Daya tarik utama dari Ettchu Owarakaze no Bon adalah keindahan dan keunikan tarian serta lampion yang menghiasi jalanan, menciptakan suasana yang magis dan memikat bagi semua yang hadir.

4. October “Nagasaki Kunchi” in Nagasaki

Festival Nagasaki Kunchi, yang berlangsung dari 7 hingga 9 Oktober yang diadakan untuk merayakan keragaman budaya di Nagasaki dan memperingati hubungan historis kota ini dengan Cina dan negara-negara Barat. Festival ini menarik masyarakat Nagasaki dan wisatawan dengan berbagai kegiatan yang penuh warna dan semangat. Pengunjung dapat menyaksikan parade naga dan singa yang semarak serta pertunjukan tari dan musik tradisional yang memukau. Suasana festival sangat meriah dimana dipenuhi dengan budaya Jepang yang kaya dan beragam. Selain itu, berbagai jajanan kaki lima yang lezat menambah daya tarik festival ini, menawarkan cita rasa khas yang melengkapi pengalaman budaya yang mendalam. Nagasaki Kunchi bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ajang yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini yang menampilkan harmoni dan keberagaman yang unik.

5. November “Torinoichi” in Tokyo

Festival Torinoichi di Kuil Asakusa, Tokyo berlangsung dari 14 hingga 23 November dan dirayakan oleh masyarakat Tokyo serta wisatawan. Festival ini diadakan untuk merayakan panen musim gugur dan bersyukur atas berkah panen. Pengunjung dapat membeli berbagai macam produk pertanian, bunga, dan tanaman hias yang segar, serta menikmati berbagai jajanan kaki lima yang lezat dan unik. Selain itu, festival ini menawarkan pertunjukan tradisional yang menarik agar menambah semarak suasana. Torinoichi menghadirkan suasana meriah yang penuh dengan budaya Jepang, dimana para pengunjung dapat merasakan kekayaan tradisi dan komunitas lokal. Festival ini tidak hanya sebagai ajang perayaan panen tetapi juga sebagai perwujudan rasa syukur dan kebersamaan masyarakat.

6. December “Chichibuyo Matsuri” in Saitama

Chichibuyo Matsuri di Kota Chichibu, Prefektur Saitama merupakan festival api spektakuler yang berlangsung setiap 2 hingga 3 Desember dengan menarik masyarakat setempat dan wisatawan. Festival ini diadakan untuk mendoakan keselamatan dan kemakmuran dengan parade mikoshi (kuil portabel) yang diterangi lampion sebagai salah satu daya tarik utamanya. Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang memukau dari parade mikoshi yang diterangi oleh lampion serta pertunjukan kembang api yang spektakuler di malam hari. Berbagai pertunjukan tradisional juga diadakan, menambah suasana meriah dan penuh budaya Jepang. Festival ini memberikan pengalaman yang mendalam dan menakjubkan, menampilkan kombinasi sempurna antara tradisi dan perayaan komunitas.

Kesimpulan

Budaya dan festival di Jepang mencerminkan kekayaan tradisi serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakatnya. Jepang dikenal sebagai negara maju yang tetap menjaga dan merayakan warisan budayanya melalui berbagai festival yang berlangsung sepanjang tahun. Festival seperti Gion Matsuri, Ettchu Owarakaze no Bon, Nagasaki Kunchi, Torinoichi, dan Chichibuyo Matsuri menunjukkan beragam aspek budaya Jepang mulai dari seni tari dan musik tradisional hingga perayaan panen dan upacara keagamaan. Festival-festival ini tidak hanya menguatkan ikatan komunitas lokal tetapi juga menarik wisatawan dari seluruh dunia yang ingin merasakan keunikan dan kemeriahan perayaan tersebut. Partisipasi dalam festival-festival ini memungkinkan siapa saja untuk menikmati keindahan estetika, kelezatan kuliner, dan keragaman tradisi Jepang sehingga menjadikannya pengalaman budaya yang menyeluruh dan mendalam.

Tinggalkan Komentar

×

こんにちは!NEXS memiliki program kelas Privat Online/Offline, Reguler (Basic-Intermediate-Advance), JLPT, Conversation Class, Study In Japan, Translate dan Penerjemah.

× Chat Kami...