Jepang, merupakan negara yang terkenal dengan kemajuan teknologi serta budayanya yang masih tetap hidup dengan lestari. Sehingga tak terelakkan, jika kota-kota di sana sangat padat penduduk dan tempat tinggal pun menjadi sangat mahal serta dipenuhi aneka tempat wisata yang sangat sesak. Namun ternyata tau kah anda? Disana masih ada lahan yang kosong sebagai tempat tinggal sekaligus wisata juga lho. Berikut ini adalah beberapa tempat tersebut :

  1. Pulau Okunoshima

okunoshima

Pulau Okunoshima adalah sebuah pulau kecil yang terletak di laut Jepang, antara Pulau Hiroshima dan Pulau Shikoku. Pulau ini dikenal sebagai Pulau Kelinci.  Yup ! Penghuni utama pulau ini adalah kelinci lho guys.. Jadi kenapa sih sebenarnya disini kok bisa ada banyak banget kelincinya?

Singkatnya gini, dulu Tentara Kekaisaran Jepang menggunakan pulau ini sebagai markas penghasil senjata kimia pada saat Perang Dunia II. Karena letak pulau ini dirahasiakan dan bahkan sempat selama 16 tahun menghilang dari peta maka otomatis penduduknya berkurang drastic. Sementara di lain sisi kelinci jantan dan betina dibawa ke pulau tersebut untuk menguji efek dari racun dan senjata kimia. Setelah perang selesai, kelinci-kelinci itu dibiarkan begitu saja, dan berkembang biak lah mereka dengan sesuka hati di Okunoshima.

Saat ini, diperkirakan ada sekitar 300 ekor kelinci yang berkeliaran secara bebas di Okunoshima dan menjadi penghuni utama pulau. Walaupun kelinci-kelinci ini hidup dengan liar, tapi mereka tetap ramah lho. Mereka sudah terbiasa dengan para pengunjung yang datang untuk sekedar melihat-lihat, memberikan makan, dan bermain-main bersama mereka.

 

  1. Desa Nagoro

nagoro

Desa Nagoro merupakan sebuah desa yang berada di Pulau Shikoku, Jepang. Berdasarkan laporan dari situs Unusualplaces.org, Dailymail.co.uk dan beberapa situs lain, desa satu ini terkenal akan ciri khasnya yang berbeda ketimbang tempat kebanyakan. Pasalnya, sebuah desa terpencil yang berlokasi pada Pengunungan Selatan Pulau Shikoku itu ditinggali banyak boneka. Yup, bisa dibilang ini adalah desa boneka, penduduk desa ini adalah boneka! Mereka seukuran manusia dan terlihat ada di mana-mana. Halte, sekolah, gubuk kecil, rumah-rumah, emperan toko, kursi taman, batu besar dekat danau, mereka berada di Desa Nagoro seolah-olah hidup sungguhan dan beraktivitas selayaknya penduduk biasa.

Sementara penduduk yang asli ‘manusia’ hanya berjumlah 37 orang saja. Namun berkat seniman Ayano Tsukimi, Desa Nagoro yang kecil dan indah menjadi lokasi incaran para pelancong lokal maupun mancanegara. Desa terpencil itu pun ramai dikunjungi oleh orang-orang yang menyempatkan diri berkunjung melihat ‘lembah boneka’.

 

So, buat mina san yang minat berkunjung atau bahkan tinggal di Jepang namun tetep tenang boleh lho kalau minat ke dua tempat di atas.. hehe..

 

Source : Dari berbagai sumber

 

Shared By :

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: ask@nexs.co.id
website: www.nexs.co.id