WeCreativez WhatsApp Support
こんにちは!NEXS memiliki program kelas Privat, Reguler (Basic-Intermediate-Advance), JLPT, Conversation, Study In Japan, Translate dan Penerjemah.
Ingin tahu info lebih lanjut?

Kokology – Seri Permainan Psikologi Dari Jepang

oleh | Agu 16, 2017 | Budaya | 1 Komentar

Kokology \kõ kõ l `õ jé\ kata benda [Jepang; kokoro yang berarti pikiran, hati, semanagat, perasaan + Yunani; ~logia yang berarti ilmu] merupakan seri permainan psikologi baru untuk menyingkap emosi dan sifat tingkah laku seseorang. Kokology ini sama fungsinya dengan tes psikologi yang biasa kita ketahui, namun lebih menyenangkan dan menghibur. Konsep dasarnya adalah menciptakan sebuah permainan dimana orang akan mengimajinasikan diri sendiri dalam situasi yang ada setiapa hari atau suatu peristiwa yang tidak lazim, serta merespon pertanyaan sederhana. Jawabannya diterjemahkan dari sudut pandang psikologi dan menginformasikan cara kerja pikiran seseorang.

Cara memainkannya adalah:

Baca uraian peristiwa beserta pertanyannya terlebih dahulu tanpa melihat penjelasan dari jawaban yang telah disediakan. Kemudian cobalah jawab pertanyaan yang ada, pilihlah dengan jujur sesuai kesan pertama yang ditangkap oleh pikiran kita, apa adanya, dan tanpa pemikiran yang mendalam. Akan lebih baik jika dimainkan dengan teman, karena teman tersebut akan memberikan komentar atau masukan yang bagus untuk diri kita.berikut ini adalah salah satu kokology, Selamat mencoba.

PERMEN MANIS UNTUK SI MANIS

Kita semua mungkin telah mendengar kisah seorang anak laki-laki dan perempuan yang tersesat di hutan dan bertemu dengan rumah yang terbuat dari permen yang sangat menggoda. Ketika kita tahu bahwa itu sebuah jebakan nenek sihir yang licik, sangat sulit untuk tidak bersimpati pada dua anak kelaparan yang sedang mengambil kue berbentuk pegangan pintu, permen berbentuk jendela, dan gula-gula berbentuk atap. Lagipula, mana ada anak yang dapat menahan diri terhadap tawaran seperti itu.

Bayangkan anda sedang tersesat di hutan yang gelap dan mulai merasa lapar ketika tiba-tiba bertemu dengan rumah yang terbuat dari permen. Setelah memerikasa daerah itu untuk memaastikan tidak ada nenek sihir yang bersembunyi, Anda mulai siap mengambilnya. Bagaimanakah Anda menyantap rumah permen itu?

  1. Saya mulai makan apa saja yang kelihatan.
  2. Saya berusaha mencoba sebanayak mungkin permen yang telah dijumpai.
  3. Saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan yang itu saja.
  4. Saya tidak suka permen. Sebenarnya saya lebih suka kacang garing.

PENJELASAN

Permen dan makanan kecil adalah sesuatu yang tidak harus dipikirkan saat memepersiapkannya atau dimakan hanya pada jam makan. Kebanayakan permen masuk ke perut tanpa tahu bagaimana bisa ada di sana. Hubungan pribadi memiliki cara pembentukan yang serupa- tanpa ada perenanaan yang sadar atau kesengajaan. Tapi bukan berarti pilihan alam bawah sadar tidak memiliki andil. Dalam tingkat perilaku, cara mendekati rumah permen akan menyingkapkan pendekatan anda terhadap persahabatan:

  1. Saya mulai makan apa saja yang kelihatan.

Anda selalu berterus terang dalam berurusan dengan dunia. Nyaris seperti anak yang polos. Pendekatan langsung ini membuat Anda mudah dimengerti dan diterima orang lain. Sadari bahwa tidak semua orang memiliki sifat polos dan jujur seperti Anda. Kadang-kadang kejujuran membuat Anda sedikit terlalu dapat dipercaya. Anda dikenal sebagai orang yang terburu-buru padahal malaikat saja tidak berani melangkah seperti itu.

  1. Saya berusaha mencoba sebanayak mungkin permen yang telah dijumpai.

Dunia penuh dengan manusia. Anda tidak keberatan bertemu dengan mereka semua. Anda ahli dalam menemukan kualitas yang baik dalam diri orang lain. Tapi keinginan Anda untuk mencicipi sedikit, juga dapat dinilai sebagai ketidaksediaan terlibat terlalu dalam dengan satu orang. Memang bagus dapat menikmati segala jenis rasa. Tapi ada saatnya juga Anda harus mengaku kepada seseorang, “Kau adalah orang yang paling baik dari semuanya”.

  1. Saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan yang itu saja.

Jika dapat menemukan satu orang saja di dunia ini yang punya minat, selera, dan aspirasi seperti Anda, itu sudah cukup. Dapat menemukan seseorang yang melihat dunia sama seperti anda adalah suatu hal yang indah. Tapi dengan membatasi diri dengan satu rasa dalam hubungan, Anda mungkin kadang menjauhkan diri dari pengalaman indah di seluruh dunia.

  1. Saya tidak suka permen. Sebenarnya saya lebih suka kacang garing.

Bagi Anda, kata “gila” memiliki konotasi positif. Lingkungan teman atau kenalan meiliki karakter yang lebih menarik. Kehidupan orang luar memiliki daya tarik tersendiri bagi Anda. Anda punya pandangan bahwa mundur dari kerumunan orang banyak adalah sangat baik untuk diri sendiri. Dalam berusaha memisahkan diri, Anda kadang terlihat sebagai seseorang yang terlalu keras untuk terlihat berbeda. Ingat, orang yang paling takut dianggap sebagai orang biasa adalah mereka yang cocok dengan deskripsi tersebut, yaitu dianggap seperti orang biasa.

Source : Kokoloy (2 ) [Tadahiko Nagao & Isamu Saito]

Dapatkan FREE TRIAL JAPANESE CLASS berdurasi 60 menit dengan materi pembelajaran pengenalan Bahasa Jepang dan pengenalan Huruf Kana🙌🙏🙌🙏

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id