
Di Indonesia, dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi hal yang biasa jika bertemu orang lain sekali ataupun dua kali dapat langsung menjadi teman, misalnya di suatu angkutan umum bisa saja terjadi percakapan seperti antara dua orang yang baru kenal seperti layaknya orang yang sudah lama kenal, bahkan dengan pertemuan yang tidak sengaja di kendaraan umum tadi dapat langsung menjadi teman.
Namun jika hal ini dilihat dari sudut pandang orang Jepang, akan sangat berbeda. Pernah suatu ketika teman sekampus saya berkata seperti ini, ārezza, kenalin dengan teman kamu yang orang Jepang dong,kan teman kamu orang Jepang banyak nihā. Saya pun menjawab, ālebih baik kenalan sendiri aja,biar lebih seru,hehe..ā. Namun teman saya ini pun terus meminta dan akhirnya saya berikan satu ID LINE orang Jepang.
Setelah berselang beberapa hari, saya bertemu dengan teman saya tadi dan ia pun bilang, āRezza, teman Jepang kamu kok gak bales chat aku sih?ā. Aku pun bertanya, āemang kamu chat pakai bahasa apa?ā. āBahasa Inggrisā, kata teman saya. Saya pun dengan gampangnya menjawab. āya iyalah,coba chat pakai bahasa Jepang aja, kalau bahasa Inggris rata-rata pasti nggak dibalas ā. āOh begitu ya,ok. Tapi tolong ajarin yaā, timpal dia.
Saya pun mengajarinya cara menulis ājikoshoukaiā (perkenalan) dalam bahasa Jepang. Namun ternyata setelah itu pun jawaban dari teman Jepang saya itu hanya jawaban-jawaban pendek, walaupun sudah beberapa hari tidak juga berubah. Teman saya pun bertanya kepada saya untuk ke sekian kalinya, āRezza, kok teman Jepang kamu susah banget ya diajak chat, padahal kemarin teman dari Amerika, aku udah dapat beberapa lho dari FBā. Saya pun bilang pada teman saya, āiya bro, orang-orang barat itu lebih gampang kalau diajak berteman, mungkin seperti orang-orang di Indonesia. Kalau orang Jepang tuh beda, mereka lebih tertutup, kalau boleh jujur nih sebenarnya aku ditanyain juga sama teman Jepangku kemarin kenapa kasih ID Line dia ke kamu, katanya itu gak sopanā. Teman sekampus ku pun hanya mengangguk.
Kemudian ia bertanya dengan polosnya, āterus cara berteman dengan orang Jepang gimana?ā. Saya pun menjawab sesuai dengan pengalaman yang sudah saya dapat, ākalau mau berteman sama orang Jepang lebih baik dari awal bersikap sopan dan jangan sok kenal atau lebih baiknya bertemu langsung sajaā. Terus saya pun menjelaskan kepada teman ini bahwa orang Jepang pada umumnya akan menganggap orang yang baru dikenalnya adalah bukan teman ćåéć, tapi sebagai kenalanććē„ćåćć. Menurut pendapat salah satu teman Jepang saya untuk ābertemanā haruslah ada interaksi selama jangka waktu tertentu, misalnya makan bareng, nonton bareng ataupun belajar bareng selama beberapa waktu, kalau interaksinya jarang dan tidak lama itu ābukanlah temanā tetapi ākenalanā.
By : Rezza R. Pahlevi NEXS TEAM
Shared By :
šĀ NEXS Japanese Language CenterĀ š
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kursus Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang
Head Office NEXS Japanese Language Center
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website:Ā www.nexs.co.id




