Kalau kamu pernah cari info kuliah di Jepang, pasti ketemu satu istilah ini: EJU. Biasanya muncul barengan sama kata “wajib”, “ujian masuk”, atau “syarat universitas”. Dan di titik itu, banyak orang langsung mikir, “Wah ribet. Kayaknya ini bukan buat aku.”
Padahal, EJU itu nggak seseram namanya. Yang bikin kelihatan ribet biasanya bukan ujiannya, tapi kurangnya konteks. Aku pernah ketemu calon mahasiswa yang sudah belajar bahasa Jepang mati-matian, tapi baru sadar soal EJU di menit-menit terakhir. Ada juga yang panik duluan, padahal jurusan incarannya bahkan nggak butuh semua mata ujian EJU.
Jadi sebelum overthinking, kita lurusin dulu dari dasar.
EJU Itu Apa Sebenarnya dan Fungsinya Buat Apa
EJU singkatan dari Examination for Japanese University Admission for International Students. Sederhananya, ini ujian penyaringan buat orang asing yang mau masuk universitas di Jepang.
Fungsinya bukan buat “menggugurkan”, tapi buat membantu kampus menilai kesiapan akademik calon mahasiswa asing. Jepang ingin tahu:
- Apakah kamu cukup paham bahasa pengantar kuliah
- Apakah kemampuan akademikmu cukup untuk ikut kelas reguler
- Apakah kamu bisa mengikuti sistem pendidikan mereka
Dan ya, ini masuk akal. Kuliah di negara orang, pakai bahasa orang, standar mereka tentu beda.
Siapa Saja yang Wajib Mengikuti EJU
Calon Mahasiswa S1 di Jepang
Kalau target kamu kuliah S1 (undergraduate) di universitas Jepang, kemungkinan besar EJU itu wajib. Terutama kalau:
- Kamu daftar lewat jalur reguler (bukan program internasional full English)
- Kamu lulusan SMA/SMK dari luar Jepang
Banyak universitas menjadikan EJU sebagai syarat awal sebelum seleksi lanjutan seperti wawancara atau tes internal.
Pendaftar Sekolah Kedokteran dan Sains
Untuk jurusan seperti kedokteran, farmasi, teknik, atau sains murni, EJU hampir selalu diminta. Bukan cuma bahasa, tapi juga kemampuan akademik seperti matematika dan sains.
Ini bagian yang sering bikin kaget. Ada yang sudah pede N2, tapi lupa kalau jurusan tekniknya minta Matematika dan Fisika EJU.
Siapa yang Tidak Wajib Mengikuti EJU
Program Bahasa atau Sekolah Bahasa Jepang
Kalau kamu masih di tahap sekolah bahasa, EJU belum diperlukan. Justru di fase ini banyak orang mempersiapkan diri untuk EJU sambil belajar bahasa.
Program Internasional Berbahasa Inggris
Beberapa universitas di Jepang punya program S1 full English. Jalur ini biasanya tidak mewajibkan EJU, tapi diganti dengan:
- IELTS / TOEFL
- Nilai akademik
- Esai dan wawancara
Catatan penting: program ini jumlahnya terbatas dan persaingannya beda level.
Mata Ujian EJU dan yang Perlu Kamu Tahu
Bahasa Jepang
Ini hampir selalu wajib. Tapi jangan keburu panik. Bahasa Jepang di EJU itu fokus ke:
- Pemahaman bacaan akademik
- Listening
- Logika bahasa
Bukan bahasa percakapan anime.
Matematika dan Sains
Tidak semua jurusan butuh ini. Biasanya:
- IPS / Humaniora → Matematika dasar
- IPA / Teknik → Matematika lanjutan + sains
Kesalahan umum adalah ikut semua mata ujian padahal nggak dibutuhkan. Ini buang energi.
Kapan Waktu yang Tepat Mengikuti EJU
EJU diadakan dua kali setahun. Idealnya, kamu ikut setelah:
- Bahasa Jepang minimal setara N3 menuju N2
- Sudah tahu jurusan dan universitas tujuan
Ikut terlalu cepat sering berakhir frustasi. Ikut terlalu mepet bikin stres. Timing itu krusial.
Tips Realistis Menghadapi EJU dari Pengalaman Lapangan
- Tentukan universitas dulu, baru strategi EJU
Jangan kebalik. Tiap kampus punya kombinasi nilai yang beda. - Jangan belajar sendirian tanpa arah
Banyak yang rajin tapi salah fokus. Konsultasi atau lihat contoh soal itu penting. - Anggap EJU sebagai alat, bukan musuh
Mindset ini ngaruh besar. Yang santai tapi konsisten biasanya lebih stabil nilainya.
Aku pernah lihat dua orang: satu jenius tapi tegang, satu biasa tapi konsisten. Tebak siapa yang nilainya lebih aman?
Kesimpulan
EJU bukan ujian “sakral” yang cuma bisa ditaklukkan orang pintar. Ini alat seleksi yang bisa dihadapi dengan strategi yang tepat. Tidak semua orang wajib ikut, dan tidak semua jurusan menuntut skor tinggi. Selama kamu tahu tujuan, memahami kebutuhan jurusan, dan mempersiapkan diri secara realistis, EJU itu sangat mungkin dilewati.


