NAKU GIONGO : Onomatope Menangis

oleh | Jan 17, 2018 | Budaya | 1 Komentar

Halo Minasan, pembahasan menarik kita hari ini adalah mengenai “Onomatope”. Mina-san pasti sudah tidak asing lagi dong dengan istilah tersebut, tapi untuk yang baru mengetahui Mimin-chan jelaskan kembali deh. 😉

Onomatopoe adalah kata yang mewakili arti dari suatu bunyi atau suara, serta tindakan yang terjadi di dalam berbagai situasi. Onomatope sangat bermanfaat lho Mina-san dalam percakapan bahasa Jepang, khususnya ketika kita ingin menjelaskan keadaan, bunyi dari suatu benda atau kegiatan yang sedang berlangsung tanpa harus menggunakan penjelasan yang panjang serta membingungkan lawan bicara. Selain itu, onomatopoeia ini merupakan bahasa yang sangat menarik dan unik dalam bahasa Jepang sehari-hari. Secara umum, ada dua jenis onomatopoe yaitu giongo (擬音語) dan gitaigo (擬態語).  Giongo secara harafiah merupakan “sebuah kata yang meniru bunyi” sedangkan Gitaigo adalah “sebuah kata yang meniru tindakan atau perbuatan”. Dalam pembahasan ini Mimin-chan secara ekslusif akan membahasa tentang onomatope menangis atau dalam bahasa Jepang disebut “Naku Giongo” .  Apa saja ya onomatope menangis ? apakah banyak jenisnya ? atau sedikit ? yuk langsung deh kita bahas dibawah :

よよとわんわん (yoyo dan wanwan

bunyi onomatope yoyo dan wanwan menandakan “menangis dengan suara yang keras”

さめざめ (same zame

bunyi onomatope same zame menandakan “meneteskan air mata “

しくしく (shiku shiku)

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “menangis dengan lemah”

ひーひー (hi-hi-)

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “menangis dengan keras semau kita”

めそめそ ( meso meso )

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “menangis dengan diam-diam tanpa menimbukan suara”

わーわー (wa-wa-)

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “menangis meraung dengan suara keras”

わっと ( watto )

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “tiba-tiba menangis dengan suara keras”

はらはら・ほろほろ ( hara hara dan horo horo )

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “air mata yang terus menerus mengalir dengan tenang”

はらりと ( hararito )

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “air mata yang jatuh dengan diam-diam”

ぼろぼろ・ぽろぽろ (boroboro dan poroporo )

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “meneteskan air mata karena perasaan yang mendalam”

ほろり・ほろっと 

bunyi onomatope shiku shiku menandakan “setetes air mata yang jatuh”

Source : Berbagai Sumber

Shared By :

🌟 NEXS Japanese Language Center 🌟
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya (Kelas Regular & Private)
Kursus Bahasa Jepang Online
Studi Ke Jepang

Conversation Class Bahasa Jepang di Surabaya
Kelas Persiapan JLPT di Surabaya
Kelas Bahasa Jepang ONLINE
Konsultasi pendidikan ke Jepang di Surabaya
Jasa Penerjemahan Bahasa Jepang di Surabaya
Program Study Tour ke Jepang

Head Office NEXS Japanese Language Center
Komplek Ruko Transmart Rungkut Blok A-25
Jl. Raya Kalirungkut No. 23 Surabaya 60293
TELEPHONE: (031)8781033
WA : 081335555002
ID LINE: nexs.center
e-mail: [email protected]
website: www.nexs.co.id

 18 JANUARI 2018