Memahami “あまり”: Ketika Perasaan atau Keadaan Terlalu Kuat…

あまり amari

Pernahkah Anda merasa sangat senang, sangat sedih, sangat terkejut, atau sangat khawatir hingga hal tersebut memicu suatu tindakan atau hasil yang tidak biasa? Dalam bahasa Jepang, ada pola tata bahasa yang sempurna untuk mengungkapkan situasi “terlalu…” ini, yaitu あまり (amari).

Mari kita selami lebih dalam pola ini!

Apa Itu “あまり”?

Secara harfiah, “あまり” dalam konteks ini berarti “terlalu banyak”, “berlebihan”, atau “sangat”. Pola ini digunakan untuk menjelaskan bahwa suatu keadaan atau perasaan telah mencapai tingkat yang ekstrem, sehingga menyebabkan hasil yang tidak normal atau tidak terduga, seringkali negatif.

  • ~すぎるので、~すぎるために (Karena terlalu…, karena sangat…)

Bagaimana Cara Menggunakan “あまり”?

Pola “あまり” melekat pada:

  • Bentuk biasa (普通形 – Futsuukei) dari kata kerja, kata sifat-i, dan kata sifat-na.
  • Kata benda (N) (dengan partikel )

Rumus:

  • V(普通形) + あまり
  • い形容詞 (普通形) + あまり
  • な形容詞 (普通形) + あまり (Untuk な形容詞, biasanya menjadi な + あまり atau である + あまり)
  • N + の + あまり

Penting: Ketika digunakan dengan kata sifat-na atau kata benda, seringkali ada konjugasi atau partikel tambahan yang digunakan untuk mempertahankan aliran alami. Namun, secara umum, “普通形 + あまり” adalah pedoman yang baik.

Mari Kita Lihat Contoh-contohnya:

  1. 今のオリンピックは勝ち負けを気にするあまり、スポーツマンシップという大切なものをなくしているのではないか。
    • Bukankah di Olimpiade sekarang, karena terlalu memikirkan menang kalah, mereka kehilangan hal penting yang disebut sportivitas?
    • Penjelasan: Keadaan “terlalu memikirkan menang kalah” yang ekstrem menyebabkan hasil yang tidak diinginkan: kehilangan sportivitas.
  2. 試験の問題は易しかったのに、考えすぎたあまり、間違えてしまった。
    • Meskipun soal ujiannya mudah, karena terlalu banyak berpikir, saya jadi salah.
    • Penjelasan: Tindakan “terlalu banyak berpikir” yang berlebihan menyebabkan kesalahan.
  3. 合格の知らせを聞かせた瞬間、彼女はうれしさのあまり泣き出した。
    • Begitu mendengar kabar kelulusan, dia menangis saking senangnya.
    • Penjelasan: Perasaan “senang” yang ekstrem memicu tindakan menangis. Ini adalah contoh di mana hasilnya mungkin tidak negatif, tetapi tetap “tidak normal” karena intensitas perasaannya.
  4. 夫が突然の事故で亡くなった。彼女は悲しみのあまり心の病になってしまった。
    • Suaminya meninggal dalam kecelakaan mendadak. Dia jatuh sakit mental saking sedihnya.
    • Penjelasan: Perasaan “sedih” yang sangat ekstrem menyebabkan dampak serius pada kesehatan mental.
  5. K市は開発を優先するあまり、市民の生活の安全を軽視しているのではないか。
    • Bukankah Kota K, karena terlalu mengutamakan pembangunan, jadi meremehkan keamanan hidup warganya?
    • Penjelasan: Keadaan “terlalu mengutamakan pembangunan” yang berlebihan menyebabkan meremehkan hal lain yang penting.

Poin-poin Penting yang Perlu Diperhatikan:

  • Dalam bentuk 「~あまり」, ekspresi ini menggambarkan bahwa “tingkat sesuatu yang ekstrem” menyebabkan “kondisi yang tidak biasa atau hasil yang tidak baik.”
  • Seperti yang ditunjukkan dalam contoh 3 dan 4, 「~あまり」 seringkali diikuti oleh kata-kata yang menyatakan perasaan (感情を表す言葉). Ini menunjukkan bahwa pola ini sering digunakan untuk menjelaskan bagaimana perasaan yang sangat kuat dapat memicu reaksi atau hasil tertentu.

Ini semua menekankan bahwa “あまり” umumnya digunakan untuk menjelaskan konsekuensi negatif atau tidak biasa dari suatu keadaan atau perasaan yang berlebihan.

Kesimpulan

“あまり” adalah pola tata bahasa yang kuat untuk mengungkapkan bahwa ketika suatu keadaan atau perasaan mencapai tingkat yang ekstrem, hal itu dapat menyebabkan hasil yang tidak normal atau tidak terduga. Ingatlah untuk menggunakannya dengan bentuk biasa dari kata kerja/sifat, atau kata benda dengan “の”, dan seringkali akan ada kata-kata yang menyatakan emosi di depannya.

Bagikan:

Baca Juga:

Arti 〜とあれば JLPT N1 dan Cara Dipakai Saat Kondisi Khusus

Tinggalkan Balasan