Arti 〜ことになっている JLPT N2 dan Cara Pakainya di Jepang

Kalau kamu sudah belajar JLPT N2, pasti pernah ketemu kalimat yang rasanya “bukan keputusan pribadi”, tapi juga bukan aturan keras seperti undang-undang. Misalnya:
日本では、電車の中で電話をしないことになっている。
Waktu pertama kali baca pola 〜ことになっている, jujur saja kami sempat bingung. Ini sebenarnya aturan? Kebiasaan? Atau cuma saran?
Ternyata, di situlah menariknya grammar ini. Dia bukan sekadar struktur kalimat. Dia mencerminkan cara orang Jepang melihat aturan sosial.
Ringkasan Cepat
- 〜ことになっている berarti “sudah ditetapkan bahwa…”
- Digunakan untuk aturan, kebiasaan, atau sistem yang berlaku
- Bukan keputusan pribadi
- Grammar penting di JLPT N2
Arti 〜ことになっている dalam Tata Bahasa Jepang
Secara sederhana, 〜ことになっている digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu sudah menjadi aturan, kesepakatan, atau sistem yang berlaku.
Terjemahan kasarnya bisa:
- “memang sudah ditetapkan bahwa…”
- “memang sudah aturannya…”
- “sudah menjadi kebiasaan…”
Tapi yang penting dipahami: ini bukan keputusan si pembicara saat itu juga.
Contoh:
- 来月から値段が上がることになっている。
(Sudah ditetapkan bahwa bulan depan harga akan naik.)
Kalimat itu menunjukkan keputusan sudah dibuat sebelumnya, biasanya oleh pihak lain.
Pola Kalimat 〜ことになっている yang Perlu Dikuasai
Pola Dasar
V辞書形 + ことになっている
Vない形 + ことになっている
Biasanya dipakai untuk:
- aturan sekolah
- kebijakan perusahaan
- kebiasaan sosial
- sistem umum
Kenapa 〜ことになっている Sering Dipakai di Jepang
Nah, ini bagian yang sering luput dari buku grammar.
Budaya Jepang sangat menghargai aturan bersama dan harmoni sosial. Daripada berkata:
“Saya melarang ini.”
Orang Jepang lebih nyaman mengatakan:
“Memang sudah aturannya begitu.”
Dengan begitu, kalimat terdengar:
- tidak menyerang
- tidak otoriter
- tidak personal
Contoh nyata yang sering kamu dengar:
- 日本では、家の中で靴を脱ぐことになっている。
(Di Jepang memang sudah kebiasaannya melepas sepatu di dalam rumah.)
Ini bukan hukum tertulis, tapi norma sosial yang kuat.
Perbedaan 〜ことになっている dan 〜ことになった
Banyak pelajar N2 ketukar di sini.
| Pola | Makna |
|---|---|
| 〜ことになった | Sudah diputuskan sekarang |
| 〜ことになっている | Sudah menjadi sistem / aturan |
Contoh:
- 転勤することになった。
(Saya diputuskan untuk pindah tugas.) - 転勤は3年ごとにあることになっている。
(Memang sistemnya pindah tugas tiap 3 tahun.)
Yang satu kejadian spesifik. Yang satu sistem umum.
Contoh Kalimat 〜ことになっている dalam Kehidupan Sehari-hari
1
この会社では、残業は申請することになっている。
(Di perusahaan ini, lembur harus diajukan.)
2
試験中は携帯電話を使わないことになっている。
(Selama ujian memang tidak boleh memakai HP.)
3
会議は毎週月曜日に行うことになっている。
(Rapat memang dijadwalkan setiap Senin.)
Semua kalimat itu terasa netral dan profesional. Tidak emosional.
Tips Memakai 〜ことになっている Biar Natural
Beberapa insight yang biasanya baru terasa setelah sering baca teks Jepang:
- Gunakan untuk aturan umum, bukan keputusan pribadi spontan.
- Cocok untuk konteks formal, sekolah, kantor.
- Hindari dipakai untuk hal yang jelas keputusan sendiri.
❌ 明日映画を見ることになっている。(kalau kamu yang memutuskan sendiri, kurang natural)
Kalau memang keputusan pribadi, biasanya lebih natural pakai:
- 〜ことにしている
Kenapa Grammar Ini Penting untuk JLPT N2
Di JLPT N2, grammar ini sering muncul di:
- soal perbedaan makna
- reading tentang aturan sosial
- dialog situasional
Kalau kamu cuma hafal artinya tanpa paham nuansa “aturan sistem”, kamu bisa salah pilih jawaban.
〜ことになっている bukan sekadar pola grammar. Ia menggambarkan cara orang Jepang menyampaikan aturan tanpa terdengar keras.
Grammar ini menunjukkan bahwa suatu hal sudah menjadi sistem atau kebiasaan bersama, bukan keputusan pribadi sesaat. Di level JLPT N2, memahami nuansa seperti ini jauh lebih penting daripada sekadar menerjemahkan kata per kata.
Kalau kamu mulai peka terhadap perbedaan kecil seperti ini, bacaan dan dialog Jepang akan terasa lebih masuk akal. Kamu tidak hanya membaca bahasa, tapi juga membaca budaya di baliknya.
Dan jujur saja, memahami pola seperti 〜ことになっている sering jadi titik balik dari “belajar bahasa” menjadi “mengerti cara berpikir orang Jepang”.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.