〜たりとも Makna Pola dan Contoh Kalimat

〜たりとも makna pola dan contoh kalimat

Kalau kamu sudah sering baca berita Jepang, pidato pejabat, atau teks formal tingkat lanjut, pasti pernah ketemu kalimat yang nadanya tegas banget. Bukan tegas yang galak, tapi tegas yang nggak ngasih celah sama sekali. Biasanya, di situlah 〜たりとも nongol.

Kami sendiri baru “ngeh” kekuatan grammar ini waktu baca artikel opini Jepang. Satu frasa kecil, tapi efeknya keras. Kayak bilang, “jangankan banyak, sedikit pun nggak boleh.” Dan jujur, itu bikin kalimatnya terasa berwibawa.

Pengertian 〜たりとも

Pola 〜たりとも digunakan untuk menegaskan bahwa bahkan hal yang paling kecil sekalipun tidak diizinkan, tidak terjadi, atau tidak boleh dilakukan.

Nuansanya keras tapi rapi. Bukan marah, tapi prinsipil.

Kalau diterjemahkan bebas ke bahasa Indonesia:

  • “bahkan … pun tidak”
  • “sedikit pun tidak”
  • “jangankan …”

Ini bukan grammar buat ngobrol santai. Ini grammar buat:

  • aturan
  • prinsip
  • komitmen
  • pernyataan resmi

Pola Kalimat 〜たりとも

Pola Dasar

N (angka / satuan kecil) + たりとも + kalimat negatif

Yang sering muncul:

  • 一秒たりとも (bahkan satu detik pun)
  • 一人たりとも (bahkan satu orang pun)
  • 一円たりとも (bahkan satu yen pun)

Makna Penegasan dalam 〜たりとも

Yang bikin grammar ini naik ke level N1 bukan bentuknya, tapi niat di baliknya.

Pola 〜たりとも menyampaikan:

  • sikap tanpa kompromi
  • prinsip yang tidak bisa ditawar
  • ketegasan dalam keputusan

Kalau kamu pakai ini di tulisan, pembaca langsung paham:

“Oke, ini serius.”

Contoh Kalimat 〜たりとも dalam Konteks Nyata

1.

一秒たりとも無駄にできない。

Isshō taritomo muda ni dekinai.

“Bahkan satu detik pun tidak boleh disia-siakan.”

Penjelasan:

Ini sering dipakai dalam konteks kerja, target, atau situasi mendesak. Kesan yang muncul: disiplin tinggi.

2.

その事実は一言たりとも認められていない。

Sono jijitsu wa hitokoto taritomo mitomerarete inai.

“Fakta itu bahkan tidak diakui sepatah kata pun.”

Penjelasan:

Kalimat ini sering muncul di berita atau laporan. Nada netral, tapi tegas.

3.

会社の規則では、一円たりとも不正は許されない。

Kaisha no kisoku de wa, ichien taritomo fusei wa yurusarenai.

“Dalam peraturan perusahaan, bahkan satu yen pun kecurangan tidak ditoleransi.”

Penjelasan:

Ini contoh klasik dunia nyata. Cocok banget dengan karakter 〜たりとも.

Perbedaan 〜たりとも dengan Pola Mirip

Biar nggak ketukar, bandingkan singkat:

PolaNuansa
少しも〜ないLebih umum, masih bisa lisan
全く〜ないPenegasan kuat, tapi netral
〜たりとも〜ないSangat formal, tanpa kompromi

Kalau ingin kalimatmu terdengar resmi dan berprinsip, pilih 〜たりとも.

Kapan Sebaiknya Menggunakan 〜たりとも

Rekomendasi realistis dari pengalaman baca teks Jepang:

Gunakan 〜たりとも ketika:

  • membahas aturan
  • menegaskan larangan
  • menulis opini serius
  • menghadapi konteks formal

Hindari ketika:

  • ngobrol santai
  • curhat pribadi
  • cerita sehari-hari

Kalau dipakai sembarangan, kesannya malah “terlalu kaku”.

Kenapa 〜たりとも Penting untuk JLPT N1

Di JLPT N1, grammar seperti ini jarang muncul sendirian. Biasanya muncul di:

  • bacaan panjang
  • teks opini
  • soal yang menguji nuansa makna

Kalau kamu cuma tahu artinya tapi nggak paham rasa kalimatnya, gampang kejebak.

Kesimpulan

〜たりとも adalah grammar penegasan ekstrem yang menunjukkan sikap tanpa toleransi, bahkan untuk hal sekecil apa pun. Menguasainya bukan cuma soal lulus JLPT N1, tapi juga soal memahami cara orang Jepang menyampaikan prinsip dengan bahasa yang rapi dan tegas.

Tag:

Bagikan:

Baca Juga:

Arti 〜とあれば JLPT N1 dan Cara Dipakai Saat Kondisi Khusus

Tinggalkan Balasan